Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

USK Gandeng 18 Kampus Bahas Internasionalisasi Perguruan Tinggi

Kamis, 14 Juli 2022 | 22.09 WIB Last Updated 2022-07-14T15:09:02Z
Banda Aceh - Universitas Syiah Kuala menjadi tuan rumah National Multiplication Trainings (NMT) Workshop II mulai tanggal 14 – 16 Juli 2022 di Hotel Hermes Palace. Dalam kegiatan tersebut, USK menggandeng 18 perguruan tinggi di Indonesia untuk membahas strategi menuju internasionalisasi perguruan tinggi, Banda Aceh, Kamis (14/07/2022).

Adapun 18 kampus lainnya tersebut adalah Universitas Medan Area, Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Teuku Umar, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Lambung Mangkurat, STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Lalu Universitas Samudra, Universitas Almuslim, STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya, STKIP Muhammadyah Aceh Tengah, IAIN Lhokseumawe, Universitas Dehasen Bengkulu dan Universitas Muhammadiyah Metro

Wakil Rektor IV USK Dr. Ir. Taufiq Saidi, M.Eng saat membuka kegiatan ini mengatakan, internasionalisasi perguruan tinggi merupakan keharusan jika sebuah kampus ingin berkembang dengan cepat. Sebab dengan terlibat dalam kemitraan atau kolaborasi secara global, maka kapabilitas sumber daya manusia pada perguruan tinggi tersebut akan meningkat.
Selain itu, hal tersebut akan memperluas jejaring internasional, sehingga perguruan tinggi lebih mudah untuk mendapat pengakuan/rekognisi di tingkat global.

Karena itulah, melalui kegiatan ini USK sengaja menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk tumbuh bersama dalam mewujudkan internasionalisasi perguruan tinggi di Indonesia. Mengingat dalam workshop ini, peserta mendapatkan bimbingan bagaimana menciptakan kerja sama internasional yang lebih luas.

“Jadi ini momentum yang tepat untuk kita mengeksplorasi lebih banyak strategi tentang internasionalisasi perguruan tinggi, yang sangat kita butuhkan untuk meningkatkan reputasi institusi pendidikan,” ucapnya.

Ketua Office of International Affairs (OIA) USK Dr. Muzailin Affan, M.Sc menjelaskan, USK sudah dua kali menjadi tuan rumah workshop NMT ini. Di mana workshop I dilaksanakan pada tanggal tanggal 16 – 18 Februari 2022 di Banda Aceh.

Kegiatan ini diprakarsai oleh German Academic Exchange Service (DAAD) dan the German Rectors’ Conference (HRK), serta mendapatkan dukungan pendanaan dari German Federal Ministry for Economic Development and Cooperation (BMZ).

Pada NMT kali ini, tema yang diangkat adalah “Internationalization Policies and Strategies to Support Emancipated Learning Educational Policy in Indonesia”.

Dalam kegiatan ini, ungkap Muzailin, USK menghadirkan sejumlah praktisi terkemuka dalam bidang peningkatan kapasitas SDM yang fokusnya kegiatan internasional.
Adapun topik yang dibahas dalam kegiatan ini antara lain adalah, strategi dan implementasi program internasionalisasi perguruan tinggi, peningkatan kesadaran program internasionalisasi di tingkat universitas dan lainnya.

“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan penuh USK dalam pengembangan potensi perguruan tinggi Indonesia. Karena kita ingin tumbuh bersama dalam mamajukan pendidikan di Indonesia,” ucapnya. (*)
×
Berita Terbaru Update