Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Perkuat Sinergi Rumah dan Sekolah, Quantum School Cetak Generasi Socio-Engineer

Senin, 10 Agustus 2026 | 18.21 WIB Last Updated 2026-08-23T11:21:49Z
Banda Aceh - Quantum School Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua melalui Parents Meeting & Smart Parenting Grade I II & III Banda Aceh – SDIT Quantum School terus memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga melalui rangkaian Parents Meeting & Smart Parenting Grade I, II, & III bertajuk Parents of Socio-Engineer: Orang Tua sebagai Arsitek Nilai-Nilai (Values) Kebaikan Generasi Peradaban Mulia pada Sabtu (08/08/2026). 

Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi sekolah dan orang tua untuk menyamakan visi dalam mendampingi anak bertumbuh, berkarakter, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Mengusung gagasan bahwa sekolah adalah tempat bertumbuhnya anak, kegiatan ini menegaskan bahwa pertumbuhan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan ekosistem yang kuat melalui kolaborasi sekolah, keluarga, dan lingkungan. Tekad yang berkualitas akan melahirkan dinamika yang berkualitas, dan dari dinamika yang berkualitas lahirlah peradaban yang berkualitas.

Dalam rangkaian kegiatan, orang tua diajak memahami arah pendidikan Quantum School, adaptasi pembelajaran terhadap perkembangan zaman, budaya sekolah, serta pentingnya pembentukan good habit & good attitude sehingga terbentuk social capital untuk mempersiapkan generasi peradaban mulia. 

Pendidikan tidak hanya diarahkan agar anak tahu, tetapi mampu menghayati nilai, memiliki kesadaran, dan menerjemahkannya menjadi perilaku nyata.

Pada sesi Smart Parenting, Founder Quantum School Ayah Rahman Hakim, C.Ht., C. MLP., mengajak orang tua melihat kembali keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam mendidik Nabi Ismail AS. Ungkapan “Yā bunayya” dalam QS. Ash-Shaffat ayat 102 menjadi nilai edukatif bahwa pendidikan dibangun melalui kelembutan, komunikasi, kepercayaan, dan dialog, bukan sekadar perintah.

Peserta juga diajak merefleksikan pentingnya memastikan nilai yang diberikan kepada anak tidak berhenti sebagai pengetahuan. Pengetahuan perlu menyentuh hati, kemudian hadir dalam perilaku. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya melahirkan anak yang mengetahui kebaikan, tetapi anak yang mampu merasakan, memilih, dan melakukan kebaikan.

Refleksi tentang pengasuhan anak juga diperkuat melalui mengadaptasi 4 mode keteladanan karakter khalifah setelah Rasulullah SAW,  yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib—yang menunjukkan bahwa peradaban dibangun melalui nilai, keteguhan, keberanian, kebijaksanaan, dan tanggung jawab.

Al-Qur’an pun mengingatkan pentingnya mempersiapkan generasi setelah kita. QS. Maryam ayat 59 menjadi pengingat bahwa generasi penerus tidak cukup hanya diwarisi ilmu, tetapi membutuhkan iman, nilai, pembiasaan, dan keteladanan agar tidak kehilangan arah. Karena itu, orang tua dan sekolah memiliki tanggung jawab bersama untuk mengantisipasi tantangan, mencari solusi, memberikan intervensi yang tepat, dan terus beradaptasi dengan perubahan zaman.

Melalui rangkaian Parents Meeting & Smart Parenting Grade I, II & III, Quantum School ingin menegaskan bahwa menjadi Parents of Socio-Engineer berarti mengambil peran sebagai arsitek nilai kebaikan di rumah, sekaligus menjadi mitra sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang bertumbuh.

Sebab, anak-anak hari ini bukan sekadar peserta didik, tetapi calon pembangun peradaban. Dengan kolaborasi sekolah dan keluarga, Quantum School optimistis menumbuhkan generasi Socio-Engineer yang berilmu, beriman, berakhlak, memiliki kepedulian sosial, mampu menghadirkan solusi, dan memberi kebermanfaatan bagi lingkungan serta peradaban.

Menumbuhkan generasi. Menguatkan ekosistem. Menggerakkan kebaikan. Membangun peradaban.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update