Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

BSI Jadi Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025

Kamis, 17 September 2026 | 10.38 WIB Last Updated 2026-09-17T03:38:51Z
JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan capaian baru dalam penguatan pelindungan data nasabah. BSI resmi meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 tentang Privacy Information Management System (PIMS), sekaligus menjadi bank pertama di Indonesia yang memperoleh standar internasional tersebut.

Sertifikasi ini menegaskan langkah BSI memperkuat tata kelola informasi privasi di tengah pesatnya transformasi layanan perbankan digital. Penerapannya difokuskan pada dua layanan yang bersentuhan langsung dengan nasabah, yakni super app BYOND by BSI dan layanan Customer Care.

Hingga Juni 2026, BSI telah memiliki lebih dari 24 juta nasabah, sementara transaksi melalui BYOND by BSI tercatat menembus 400 juta transaksi.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta, mengatakan sertifikasi tersebut bukan sekadar pemenuhan terhadap ketentuan regulasi, tetapi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kepercayaan nasabah.

“Menjadi bank pertama yang meraih sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 adalah pencapaian penting sekaligus amanah bagi BSI. Bagi kami, pelindungan data pribadi adalah cerminan langsung dari implementasi nilai-nilai syariah dalam menjaga kepercayaan nasabah,” ujar Bob.

Ia menegaskan, keamanan data menjadi bagian dari budaya kerja BSI melalui nilai EMAS (Empati Melayani Antusias Sepenuh Hati). Menurutnya, pelayanan kepada nasabah tidak hanya berkaitan dengan keramahan dan kecepatan layanan di kantor cabang, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap data nasabah di ruang digital.

Pada BYOND by BSI, penerapan ISO/IEC 27701:2025 dilakukan dengan pendekatan privacy-by-design. Pengelolaan data diperkuat melalui pengendalian akses, mitigasi risiko privasi, serta pemantauan secara berkelanjutan.

Sementara pada layanan Customer Care, BSI menerapkan penguatan proses verifikasi identitas serta pemenuhan hak subjek data nasabah dengan mengacu pada praktik internasional.

Dari sisi pengalaman nasabah, BSI juga mencatatkan capaian melalui Bank CX Tracker 2026, dengan menempati peringkat kedua dalam pemeringkatan tersebut.

Direktur Compliance & Human Capital BSI, Arief Adhi Sanjaya, mengatakan sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 menjadi bagian dari agenda berkelanjutan perusahaan untuk memperluas pelindungan data di seluruh ekosistem layanan.

“Sertifikasi ISO/IEC 27701:2025 ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah strategis kami untuk terus memperkuat tata kelola privasi dan keamanan informasi di seluruh ekosistem layanan BSI,” kata Arief.

BSI selanjutnya akan meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia serta memperluas budaya pelindungan data di seluruh lini organisasi.

Penguatan tersebut juga menjadi bagian dari transformasi digital BSI dan kesiapan perusahaan mendukung transformasi ekonomi nasional, termasuk sinergi dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia.

BSI menyatakan langkah tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk terus memperkuat posisi sebagai Top 5 Global Islamic Bank.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update