Aceh Tenggara – Komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0108/Aceh Tenggara dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, terus diwujudkan secara nyata di lapangan. Salah satu implementasi komitmen tersebut terlihat melalui keterlibatan aktif personel Babinsa yang bersama masyarakat melaksanakan perakitan besi pondasi Jembatan Perintis di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (10/07/2026).
Sejak pagi hari, suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai lokasi pembangunan. Personel Babinsa bahu-membahu bersama warga merangkai besi tulangan pondasi secara manual dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian. Tidak ada sekat antara TNI dan masyarakat. Semua bekerja dengan tujuan yang sama, yaitu menghadirkan infrastruktur yang kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kebersamaan yang terjalin dalam proses pembangunan tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong yang telah menjadi budaya bangsa kembali diperlihatkan melalui kerja sama yang harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Perakitan besi pondasi merupakan salah satu tahapan krusial dalam pembangunan Jembatan Perintis. Struktur pondasi yang kuat akan menjadi penyangga utama konstruksi jembatan sehingga setiap rangkaian besi harus dipasang sesuai ukuran dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Ketelitian dalam proses ini menjadi faktor penting untuk menghasilkan bangunan yang kokoh, aman, serta memiliki daya tahan tinggi sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.
Babinsa di lokasi kegiatan menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan pembangunan.
"Sebagai aparat kewilayahan, kami siap mendukung dan mengawal setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, TNI akan selalu hadir bersama rakyat untuk membangun negeri. Kami berharap seluruh tahapan pembangunan Jembatan Perintis ini dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," ujar Babinsa.
Pembangunan Jembatan Perintis di Desa Lawe Pinis merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di Kecamatan Darul Hasanah. Selama ini masyarakat masih menghadapi berbagai kendala dalam beraktivitas, terutama ketika curah hujan tinggi yang menyebabkan akses menjadi sulit dilalui. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu mengatasi hambatan tersebut sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien.
Selain mempermudah akses transportasi masyarakat, jembatan ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan berbagai komoditas unggulan masyarakat akan menjadi lebih lancar, sehingga biaya angkut dapat ditekan dan nilai jual hasil produksi meningkat. Di sisi lain, akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pusat pemerintahan, maupun berbagai layanan publik lainnya juga akan semakin mudah dijangkau.
Partisipasi aktif Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan juga menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga senantiasa hadir membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat melalui pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong yang terus terpelihara, pembangunan Jembatan Perintis di Desa Lawe Pinis diharapkan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. Nantinya, keberadaan jembatan tersebut akan menjadi urat nadi transportasi yang menghubungkan antarwilayah, mempercepat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.