Banda Aceh – Upaya percepatan penanganan dan pencegahan stunting terus digencarkan melalui sinergi lintas sektor di tingkat gampong. Hal ini terlihat dalam kegiatan Rembuk Stunting yang dilaksanakan di Aula Kantor Keuchik Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Jumat (10/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Gampong Lambaro Skep Koramil 13/Kuta Alam Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Serda M. Ridwan, turut hadir sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting di wilayah binaan.
Rembuk stunting ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan persepsi, menyusun langkah konkret, serta memperkuat koordinasi antar pihak terkait dalam menangani permasalahan gizi pada anak. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur gampong hingga kader kesehatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kecamatan Kuta Alam, Ketua PKK Kecamatan Kuta Alam, Kepala Puskesmas Lampulo, Keuchik Gampong Lambaro Skep, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tuha Peut, para kader Posyandu, serta seluruh kepala dusun Gampong Lambaro Skep.
Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai langkah strategis, mulai dari pendataan balita berisiko stunting, peningkatan pelayanan kesehatan, edukasi kepada masyarakat terkait pola asuh dan gizi seimbang, hingga penguatan peran kader Posyandu dalam mendampingi keluarga.
Serda M. Ridwan menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan dan kepedulian seluruh pihak dalam mencegah stunting sejak dini.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen bersama dalam upaya menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas generasi masa depan yang sehat dan produktif di wilayah Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.