Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kodim 0108/Aceh Tenggara Bersama Warga dan Teknisi Gotong Royong Pasang Papan Lantai Jembatan Gantung di Ds. Lawe Beringin, Aceh Tenggara

Sabtu, 20 Juni 2026 | 21.28 WIB Last Updated 2026-06-20T14:43:03Z
Aceh Tenggara – Semangat kebersamaan, kepedulian, dan budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia kembali terlihat dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Beringin, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat dan tim teknisi melaksanakan kegiatan pemasangan papan lantai jembatan sebagai salah satu tahapan penting menuju penyelesaian pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga tersebut, Jumat (19/06/2026).

Kegiatan pemasangan papan lantai dilakukan secara bersama-sama dengan penuh semangat dan kekompakan. Sejak pagi hari, Babinsa, warga, serta para teknisi terlihat bahu-membahu mengangkat material, menyusun papan lantai, hingga memasangnya pada konstruksi jembatan yang telah dibangun sebelumnya. Suasana kerja yang harmonis dan penuh kebersamaan mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini merupakan salah satu proyek infrastruktur yang sangat dinantikan oleh masyarakat Desa Lawe Beringin dan wilayah sekitarnya. Selama ini, akses yang tersedia masih terbatas sehingga menyulitkan mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian, menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun aktivitas sosial lainnya. Kehadiran jembatan yang kokoh dan aman diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di sela-sela kegiatan, Babinsa yang turut mendampingi proses pekerjaan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut memiliki nilai strategis bagi kehidupan masyarakat. Selain menjadi sarana transportasi yang lebih aman dan nyaman, jembatan ini juga akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas produktif.

“Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Kehadiran jembatan nantinya akan mempermudah mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan akses menuju berbagai fasilitas umum yang selama ini cukup sulit dijangkau,” ujarnya.

Menurutnya, pemasangan papan lantai merupakan salah satu tahapan krusial dalam pembangunan jembatan karena berhubungan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan pengguna. Oleh sebab itu, setiap proses pengerjaan dilakukan dengan teliti dan penuh tanggung jawab agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas serta dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Babinsa juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di lapangan bukan hanya untuk melakukan pendampingan dan pengawasan, tetapi juga untuk memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kami akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga. Melalui kebersamaan dan gotong royong, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan hasilnya pun akan lebih maksimal. Ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, tenaga teknis, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Keterlibatan seluruh elemen dalam setiap tahapan pekerjaan menunjukkan tingginya kepedulian dan rasa memiliki terhadap pembangunan yang sedang berlangsung.

Keberadaan jembatan ini nantinya diperkirakan akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memperlancar akses transportasi, jembatan juga akan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghasilan utama warga. Dengan akses yang lebih mudah dan efisien, biaya transportasi dapat ditekan sehingga hasil produksi masyarakat dapat dipasarkan dengan lebih baik.

Tidak hanya dari sisi ekonomi, manfaat jembatan juga akan dirasakan dalam sektor pendidikan dan kesehatan. Para pelajar akan lebih mudah dan aman menuju sekolah, sementara masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dapat menjangkau fasilitas kesehatan dengan lebih cepat. Selain itu, hubungan sosial antarwarga desa juga akan semakin erat karena akses yang menghubungkan berbagai wilayah menjadi lebih baik.

Salah seorang warga Desa Lawe Beringin, Sultan (40), mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pembangunan jembatan tersebut serta keterlibatan aktif Babinsa dalam setiap proses pengerjaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Babinsa, yang selalu hadir membantu masyarakat. Jembatan ini sangat penting bagi kami karena menjadi akses utama menuju kebun, sawah, dan pusat kegiatan ekonomi. Selama ini masyarakat cukup kesulitan saat melintas, terutama ketika musim hujan. Dengan adanya jembatan yang lebih baik dan aman, kami yakin aktivitas warga akan semakin lancar dan perekonomian masyarakat juga akan meningkat. Semoga kerja sama antara TNI dan masyarakat seperti ini terus terjalin dengan baik demi kemajuan desa kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Kodim 0108/Aceh Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai program pembangunan di wilayah melalui peran aktif para Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dengan dukungan seluruh pihak serta semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Desa Lawe Beringin diharapkan dapat segera diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan menjadi sarana transportasi yang aman, nyaman, dan andal, sekaligus menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun daerah demi terciptanya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ketambe dan Kabupaten Aceh Tenggara secara keseluruhan.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update