Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

DLH Aceh Bersihkan Sampah Liar di Seputaran Pasar Lampakuk

Jumat, 14 Oktober 2022 | 22.14 WIB Last Updated 2022-10-14T15:14:16Z
Banda Aceh - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar membersihkan tumpukan sampah liar di Jalan Banda Aceh – Medan yang ada di seputaran pasar Lampakuk, Kamis (13/10/2022).

Kepala Dinas DLH Aceh Besar, Muwardi, SH mengatakan, sesuai arahan Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, yang mengharapkan kondisi lingkungan bebas sampah, pihaknya terus melakukan pembersihan dibeberapa titik rawan yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat.

“Sesuai arahan pak Pj, untuk menjaga lingkungan yang bebas sampah kita terus berupaya melakukan pembersihan dititik rawan, termasuk diseputaran pasar Lampakuk ini,” kata Muwardi.

Menurutnya, masyarakat sudah harus mulai sadar terhadap kebersihan lingkungan, jika ada tumpukan sampah segera melapor ke petugas kebersihan atau perangkat desa setempat untuk ditindak lanjuti.

“Jika ada tumpukan sampah laporkan saja ke petugas kebersihan, jangan malah dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah,” tegasnya.

Ia menuturkan, tumpukan sampah liar ini menyebabkan bau tidak sedap dan pandangan mata yang tidak enak, ia mengajak semua masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Mari sama-sama kita jaga, pemerintah gampong jika mendapat laporan dari masyarakat terkait sampah segera ambil tindakan, boleh lapor sama DLH untuk ditindak lanjuti, jika tidak, tumpukan sampah menimbulkan bau tidak sedap dan menganggu masyarakat,” terangnya.

Muwardi juga menjelaskan, jika memang perangkat gampong mengalami kesusahan atau membutuhkan bantuan pengangkutan dan lain sebagainya, pihaknya siap membantu.

“Apalagi, ada dana desa yang dapat dimanfaatkan untuk pengelolaan sampah, jadi, harusnya sudah tidak ada lagi tumpukan sampah liar seperti ini di Aceh Besar,” tutur Muwardi.

Ia berharap, masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, gampong juga dapat memanfaatkan dana desa untuk menangani sampah atau membentuk bank sampah yang memiliki nilai ekonomis.

“Jadi, bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, jika setiap gampong mendirikan bank sampah, dan juga mengurangi jumlah sampah di Aceh Besar,” pungkasnya.

Gotong royong tersebut turut dihadiri Sekertaris Kecamatan Kuta Cot Glie dan tokoh masyarakat setempat. (*)
×
Berita Terbaru Update