Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Jumlah Sapi Terkena PMK Capai 1.625 di Aceh Besar, Zulfikar Aziz Minta Pemkab Antisipasi agar Peternak Tidak Merugi

Minggu, 05 Juni 2022 | 17.32 WIB Last Updated 2022-06-05T10:32:09Z
Kota Jantho – Hingga Rabu, 2 Juni 2022, jumlah sapi yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK sudah mencapai 1.625 di Kabupaten Aceh Besar.

Jumlah itu tersebar di 142 gampong dalam 18 kecamatan di Aceh Besar.

Terkait permasalahan tersebut, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Zulfikar Aziz SE, meminta pemerintah kabupaten Aceh Besar segera mengatasi dan mengantisipasi kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) agar peternak tidak merugi.

Menurut Zulfikar soal metembahnya temuan sapi yang terkena PMK di Aceh Besar menjelang Hari Raya Idul Adha bisa saja berpotensi merugikan peternak karena selama ini jual beli ternak juga menjadi lesu karena Pasar Hewan tutup untuk mencegah penyebaran virus PMK

“Jangan sampai, hewan ternak sehat yang tidak terkena PMK juga tidak bisa dijual,”harap Sekretaris DPD PKS Aceh Besar itu, Jumat 3 Juni 2022.

Menurut dia momen Idul Adha amat dinantikan oleh para peternak karena saat itu peternak bisa mendapatkan harga terbaik untuk hewan ternaknya.

“Idul Adha merupakan hari raya bagi seluruh kaum muslimin, terutama bagi peternak yang bisa menjual hewan ternaknya,” kata dia.

Keuntungan penjualan saat Idul Adha bisa menutupi kebutuhan peternak selama setahun.

“Peternak tentu terpukul bila hewan ternaknya yang layak untuk kurban tidak berhasil terjual saat itu,” kata Zulfikar Aziz.

Oleh sebab itu Pemkab melalui dinas terkait jangan membiarkan peternak menghadapi musibah ini sendiri, negara harus menciptakan suasana nyaman bagi peternak agar suatu saat nanti kita bisa mewujudkan swasembada daging di Aceh Besar.

Agar peternak dengan hewan ternak sehat tidak dirugikan, Zulfikar Aziz meminta segenap jajaran yang menangani peternakan dan kesehatan hewan di Aceh Besar terus melakukan koordinasi yang intens dengan pusta dan bekerja cepat tapi cermat serta terukur dalam menentukan skala penyebaran PMK.

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Keswan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Firdaus SP mengatakan wabah PMK sangat meresahkan masyarakat di Aceh Besar.

Firdaus SP juga mengimbau masyarakat agar mengarantina ternaknya untuk mencegah penyebaran virus PMK yang semakin meluas di Aceh Besar.

 
×
Berita Terbaru Update