BANDA ACEH – Suasana sore di Pasar Rakyat Al-Mahirah, Lamdingin, Banda Aceh tampak berbeda pada Rabu (25/02). Menjelang waktu berbuka puasa, dua organisasi sayap partai, Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Aceh dan Srikandi Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) Aceh, turun ke jalan untuk membagikan paket takjil gratis kepada para pedagang dan pengunjung pasar.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PIRA Aceh, Dra. Hj. Zulhafah MBA.MSI, bersama Ketua Harian Srikandi PAPERA Aceh, Yuli Marina. Aksi sosial ini menyasar para pedagang kecil dan warga yang masih beraktivitas di area pasar saat waktu berbuka hampir tiba.
Bentuk Kepedulian Nyata
Zulhafah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan upaya untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan pedagang.
"Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, merasakan langsung denyut nadi ekonomi di pasar, sekaligus berbagi sedikit kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini," ujar Zulhafah di sela-sela pembagian paket.
Senada dengan hal tersebut, Yuli Marina selaku Ketua Harian Srikandi PAPERA menekankan pentingnya dukungan moral bagi para pedagang pasar rakyat. Menurutnya, Pasar Al-Mahirah merupakan pusat ekonomi penting di Banda Aceh yang harus terus didukung.
| Dra. Hj. Zulhafah MBA.MSi, Ketua Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Aceh saat persiapan sebelum bagikan takjil ke warga. |
Tujuan: Meringankan beban sesama dan memperkuat solidaritas komunitas pasar.
Harapan: Menjaga stabilitas hubungan antara organisasi sayap partai dengan konstituen di akar rumput.
| Dra. Hj. Zulhafah MBA.MSi, Ketua Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Aceh saat bagikan takjil ke warga. |
Antusiasme Warga
| Dra. Hj. Zulhafah MBA.MSi, Ketua Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Aceh dan Yuli Marina Ketua Harian Srikandi PAPERA Aceh saat foto bersama. |
Warga dan pedagang menyambut positif kehadiran tim PIRA dan Srikandi PAPERA. Banyak pedagang merasa terbantu karena tetap bisa membatalkan puasa tepat waktu tanpa harus meninggalkan lapak dagangan mereka.
Aksi yang berlangsung tertib ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus melakukan aksi-aksi sosial serupa di titik-titik keramaian lainnya di Banda Aceh.(*)