Breaking News

Pemerintah Aceh kembali Bantu Korban Banjir

Lhoksukon – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga ex Oficio Sekda Aceh Utara, Murtala, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan logistik Pemerintah Aceh, untuk masyarakat terdampak bencana banjir di daerah itu. “Saya berjanji akan secepatnya menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat terdampak,” kata Murtala, dalam keterangannya, Rabu 5/1/2021.

Pemerintah Aceh melalui BPBA, lanjut Murtala, telah menunjukkan rasa kepedulian dan tanggung jawab dengan memberi bantuan logistik masa masa darurat untuk masyarakat terdampak banjir di daerah itu.

“Terima kasih yang tak terhingga khususnya kepada Bapak Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Ketua DPRA dan kepada jajaran Pemerintah Aceh secara umum atas respon terhadap bencana ini dengan memberi bantuan logistik masa darurat,” kata Murtala.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menyatakan keprihatinannya atas bencana banjir yang setiap tahun melanda Kabupaten Aceh Utara. Ia menyebutkan dirinya mengikuti perkembangan dan memantau situasi banjir yang terjadi di Aceh Utara dan beberapa kabupaten lainnya di Aceh.

“Saya menaruh rasa kepedulian yang amat besar terhadap bencana ini dan perlu dilakukan upaya mitigasi dan adaptasi yang permanen guna mengurangi risiko banjir yang terjadi secara berulang-ulang”, ujar Nova.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab, Pemerintah Aceh, Nova Iriansyah memerintahkan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas agar secepatnya memberi bantuan logistik masa darurat kepada seluruh kabupaten/kota yang sedang dilanda bencana dan Bupati/Walikota telah menetapkan status darurat bencana — tidak hanya di Aceh Utara saja—. Guna disalurkan untuk masyarakat yang terdampak.

Bergerak cepat, Kalak BPBA, Ilyas, memerintahkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada unsur pelaksana BPBA berserta staf yang terhimpun dalam Tim Kaji Cepat (TKC) Bencana, Fadmi Ridwan, Iskandar dkk agar hari ini (Rabu/5 Januari) melakukan serah terima logistik untuk masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh Utara.

Bantuan logistik untuk kabupaten Aceh Utara yang telah diserahterimakan kepada Sekda Kab Aceh Utara, yaitu Beras 5.000 Kg, Minyak Goreng 500 Liter, Mie Instan 500 Kardus, Gula Pasir 250 Kg, Air Mineral dalam kemasan 400 kardus (setara 6.000 liter) dan Telur Ayam Buras 6.000 Butir.

“Nova Iriansyah berharap, agar bantuan tersebut secepatnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak secara berkeadilan dan tepat sasaran,” kata Ilyas.

Pada kesempatan ini kami laporkan juga bahwa banjir melanda beberapa kabupaten seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Utara, berdasarkan laporan Pusat Kendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBA, menjelaskan bahwa secara keseluruhan banjir telah mulai surut dan masyarakat secara gotong royong mulai melakukan kegiatan pembersihan FASUM dan Fasol di lingkungannya.

Di Aceh Tamiang, terdapat 12 kecamatan yang terdampak banjir. Pusdalops BPBD Aceh Tamiang melaporkan bahwa beberapa kecamatan di sana masih terendam banjir dan beberapa kecamatan lainnya seperti Kota Kuala Simpang dan sekitarnya mulai memperlihatkan kondisi banjir yang surut. Insya Allah jika intensitas curah hujan menjadi normal maka dalam 3 hari kedepan seluruh kecamatan yang dilanda banjir dalam Kabupaten Aceh Tamiang akan surut dan masyarakat dapat beraktivitas sebagaimana biasa, Pungkas Kepala Pelaksana BPBA Tamiang.

Kondisi banjir terkini di Kabupaten Aceh Utara, PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten Aceh Utara melaporkan bahwa dari 16 kecamatan yang terdampak, terdapat 10 kecamatan yang kondisi banjirnya mulai surut yaitu Dewantara, Sawang, Banda Baro, Cot Girek,

Matang Kuli, Lhoksukon, Samudra, Langkahan, Kuta Makmur dan Geureudong Pase.

Sedangkan 6 kecamatan yang masih terlihat belum surut banjir adalah Pirak Timu, Tanah Luas, Syamtalira Aron, Paya Bakong, Tanah Pasir dan Baktiya Barat. Tim PUSDALOPS PB BPBD Kabupaten Aceh Utara terus memantau situasi. []