Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Peringatan Haul Sultan Iskandar Muda ke-385

Senin, 27 Desember 2021 | 22.18 WIB Last Updated 2021-12-27T15:32:31Z
Banda Aceh - Keluarga Besar Keturunan Sultan Iskandar Muda yang digagas Satgas PPA (Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Aceh) mengadakan kegiatan untuk memperingati Haul Sultan Iskandar Muda (SIM) yang ke-385 tahun, dengan mengangkat topik "Pemaparan Sejarah Kejayaan Sultan Iskandar Muda" dengan maksud meneladani sultan bagi generasi masa depan Aceh, di Komplek Makam Sultan Iskandar Muda, Baperis Samping pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (27/12). 

Acara Haul tersebut dihadiri Para Pewaris Kerajaan Aceh, Prof. Dr. Ir. Eng Teuku Abdullah Sanny, M. Sc, Ketua Umum Satgas PPA, Mustafa Abdullah, SE, Forkopimda dan para tamu undangan.

Kegiatan Haul Sultan Iskandar Muda tersebut digabung dengan Perayaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta peringatan ke-17 tahun Peringatan Gempa dan Tsunami Aceh. Kegiatan tersebut diawali dengan berdo'a dan Zikir bersama kemudian menyantuni anak yatim. 

Dalam paparannya Prof.TA Sanny M.Sc, mengatakan, diketahui bahwa banyak penulis Barat yang salah dalam menulis buku tentang Sultan Iskandar Muda. Para sejarawan Aceh harus menulis tentang sejarah Sultan Iskandar Muda secara benar.

"Kami ingin memberikan gambaran kepada generasi muda tentang nilai-nilai sikap dan perilaku kinerja Sultan Iskandar Muda yang telah membuktikan etos kerja sehingga mampu mencapai kejayaan Aceh sebagai entitas bangsa yang bermartabat, berjaya dengan kemegahannya di Asia pada masanya yang patut diteladani bagi generasi masa depan Aceh." tuturnya.

Sementara Ketua Umum Satgas PPA, Mustafa Abdullah usai kegiatan mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan, tanpa mengurangi makna dan mengenang perjuangan Sultan Iskandar Muda zaman dahulu dalam menjalankan roda pemerintahan di kerajaannya.

Katanya, HAUL Sultan Iskandar Muda ke-385 ini diperingati untuk mengenang kembali perjuangan Sultan Iskandar Muda menegakkan ajaran agama Islam. “Kita berharap masyarakat dan pejabat di Aceh untuk tidak melupakan sejarah, karena itu identitas kita,” kata Mustafa.

Mustafa juga mengatakan, bahwa Sultan Iskandar Muda merupakan Sultan yang paling besar dalam masa eranya Kesultanan Aceh, berkuasa sejak tahun 1607 sampai tahun 1636, masa pemerintahannya, Aceh mencapai kejayaan dengan luas wilayah kekuasaan yang semakin besar dan reputasi internasional sebagai pusat dari perdagangan dan pusat pendidikan Islam, masa Sultan Iskandar Muda merupakan masa kegemilangan Aceh.

"Dengan kegiatan Haul SIM tersebut diharapkan para generasi penerus Aceh dapat meneladani tokoh bangsa Aceh tersebut, jasa-jasa Sultan Aceh yang sangat dikenal dunia, sehingga diharapkan para generasi muda dapat terinspirasi untuk melakukan perubahan yang lebih baik membangun Aceh di masa depan." ujarnya.

Sementara Kadispar Banda Aceh, Iskandar S. Sos mengatakan, bahwa fakta sejarah menjelaskan bahwa saat Sultan Aceh tersebut memimpin kerajaan, situasi Aceh sangat makmur, dikenal serta disegani oleh negeri-negeri tetangga, bahkan Kerajaan Aceh masa Sultan Iskandar Muda merupakan kerajaan Islam terbesar kelima di dunia.

"Kita bisa meneladani segi kepemimpinan, karakter kepemimpinan sultan, dengan pola pemimpin yang arif, bijaksanalah ke depan Aceh lebih optimis meraih kemajuan, kemakmuran, dan lebih sejahtera," tutupnya.(Red)
×
Berita Terbaru Update