Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Peringatan 17 Tahun Tsunami Aceh, Forkopimda Aceh Gelar Sejumlah Kegiatan

Senin, 27 Desember 2021 | 18.24 WIB Last Updated 2021-12-27T11:24:55Z
Banda Aceh - Masyarakat Aceh memperingati 17 Tahun peristiwa Tsunami yang terjadi pada Hari Minggu tanggal 26 Desember 2004 silam. 

Peringatan 17 Tahun Tsunami di Aceh turut juga diperingati seluruh elemen termasuk Pejabat Pemerintah di Aceh. 

Pada Minggu (26/12) Pejabat Forkopimda Aceh memperingatinya mulai dari berkumpul di Meuligoe Gubernur Aceh sekira pukul  08.00 wib, ucap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Wibardy, S. H., S. I. K., M. Si, dalam keterangan tertulisnya. 

Sejumlah pejabat Forkopimda Aceh yang berkumpul di Meuligoe mulai dari Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, M. M, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H.,M. M, Pangdam IM Mayjen TNI Muhammad Hasan, Ketua DPRA dan sejumlah Pejabat lainnya, sambung Kabid Humas. 

Selanjutnya yang hadir dalam peringatan 17 Tahun Tsunami Aceh itu adalah Gubernur Jawa Barat, sejumlah PJU Polda Aceh, Kapolresta Banda Aceh dan para undangan lainnya, jelas Kabid Humas. 

Kegiatan peringatan 17 Tahun Tsunami Aceh itu turut diwarnai dengan ziara ke kuburan massal Ulee Lheue, Banda Aceh dan kuburan massal itu adalah kuburan para syuhada musibah Tsunami Aceh, kata Kabid Humas. 

Kegiatan lain adalah di lokasi Pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue yang diisi dengan kunjungan Gubernur termasuk didampingi Ketua Tim PPK Aceh  ke KMP BRR yang merupakan wajah baru BRR usai 17 Tahun Tsunami yang ber, tutur Kabid Humas. 

Selanjutnya, Gubernur Aceh dan pejabat lainnya mengunjungi pameran foto Tsunami, melakukan samdiyah dan zikir bersama, pemutaran video prokes dan napak tilas Tsunami Aceh, kata Kabid Humas. 

Di lokasi Pelabuhan Ulee Lheue itu juga dilakukan pembacaan ayat suci Alqur'an dan sholawat Badar, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, demonstrasi presentasi pemenang juara 1 Tsunami Sains Project 2021 yang digelar siswa Teuku Nyak Arief Bilingual School, sebut Kabid Humas. 

Berikutnya Gubernur Aceh dan pejabat lainnya menyaksikan pertunjukan kolaborasi Tangke, kemudian sambutan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Dr. H. Sandiaga Salahudin Uno, secara virtual, sambutan Gubernur Jawa Barat Dr. (H. C) H. Mochammad Ridwal Kamil, sambutan Gubernur Aceh, lanjut Kabid Humas. 

Selanjutnya penyerahan hadiah juara Tsunami Sains Project 2021 sekaligus award kepada tokoh pemelihara dan perawat situs Tsunami serta penyerahan santunan kepada 17 orang anak yatim secara simbolis oleh Gubernur Aceh yang didampingi sejumlah pejabat. 

Kegiatan peringatan 17 Tsunami Aceh di Pelabuhan Ulee Lheue itu juga diisi dengan tausiyah dan do'a oleh Ustad Ir. Faizal Adriansyah, M. Si, 

Seusai itu diakhiri dengan penyerahan nasi kotak petugas Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue oleh Ketua Tim Penggerak PKK Aceh,ungkap, Kabid Humas. 

Ini Sosok Yang Design Museum Tsunami Aceh

Terkait peringatan Tsunami ini, ada cerita siapa sosok yang design Museum Tsunami Aceh?

Inilah pria, sosok yang mendesain Museum Tsunami Aceh, tak lain adalah Gubernur Jawa Barat Dr. (H. C) H. Mochammad Ridwan Kamil.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat dalam Instagramnya menyebutkan, hari ini saya memenuhi undangan masyarakat Aceh melalui Gubernur Aceh untuk menghadiri peringatan 17 tahun peristiwa Tsunami Aceh

Atas takdirnya, di tahun 2007 masyarakat Aceh mempercayai saya untuk menitipkan memori kolektifnya terkait peristiwa ini dalam bentuk museum sebutnya. 

Hari ini saya kunjungi lagi tempat yang saat diimajinasikan dulu, sangat memeras emosi batin ini. Ia didesain tidak hanya sebagai ruang pengingat saja namun juga sebagai ruang pembelajaran bagi anak-anak muda Aceh agar mampu menata masa depan lebih gemilang, katanya. 

Selain itu Museum Tsunami ini didesain terbuka ramah kepada khalayak sehingga bisa dijadikan ruang interaksi publik harian. Atapnya didesain sebagai ruang penyelamatan jika terjadi musibah serupa. Didesain memiliki kearifan lokal yaitu tari Saman yang menjadi inspirasi kulit bangunannya, ucapnya. 

Ditengahnya terdapat atrium yang memuat bendera dan bola batu bertuliskan negara-negara sahabat yang menolong Aceh saat tanggap darurat dahulu. Juga teristimewa hadirnya cerobong menjulang tempat khusus untuk mendoakan ribuan warga Aceh yang berpulang oleh peristiwa tersebut, ujarnya. 

Sejak dibangun, ribuan orang setiap bulannya. Sehingga tahun ini Alhamdulillah terpilih sebagai Destinasi Wisata Terpopuler di ajang Anugerah Pariwisata Indonesia 2021. Selamat untuk warga Banda Aceh, sebutnya. 

“Aceh, Meutuahku Sekejap sakit, lantas lekas bangkit Tikungan luka lunas sudah Jalan panjang masa depan merekahkan cahaya gemilang” ungkapnya lagi. 

Salam hormat untuk masyarakat Aceh dari masyarakat Jawa Barat, pungkas Gubernur Jawa Barat mengakhiri keterangan dalam instagramnya.(Red)



×
Berita Terbaru Update