Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Nova: Membangunnya tidak Mudah, Merawatnya Jauh Lebih Sulit

Minggu, 26 Desember 2021 | 13.05 WIB Last Updated 2021-12-26T06:05:57Z
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Istri Dyah Erti Idawati, beserta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Unsur Forkopimda Aceh, saat menandatangani Prasasti Renovasi KMP BRR usai meninjau fasilitas kapal di pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh, Minggu (26/12/2021).
Banda Aceh
– Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengajak seluruh masyarakat transportasi di Aceh, untuk secara bersama menjaga Kapal KMP BRR agar dapat terus laik jalan, sehingga semakin maksimal melayani masyarakat dan wisatawan yang akan melakukan pelayaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh, dalam sambutan singkatnya pada acara penandatanganan prasasti renovasi KMP BRR, di area parkir KMP BRR yang sedang sandar, di Pelabuhan Ulee Lheue, Minggu (26/12/2021) pagi.

“Ada sedikit pesan pada prasasti ini, ‘Membangunnya tidak mudah, merawatnya jauh lebih sulit’, semoga ini menjadi sarana pengingat bagi kita semua, bahwa menjaga dan merawat KMP BRR adalah tugas kita semua, sebagai bentuk dukungan pada kelancaran transportasi dan kemajuan pariwisata di Aceh. Baik, atas izin semua dan berharap ridha Allah Subhanahuwata’ala, saya menandai beroperasinya KMP BRR pasca renovasi ini dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim,” ujar Nova, sembari membubuhkan tandatangan pada prasasti KMP BRR.

Sebelum penandatanganan prasasti, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Junaidi, menjelaskan kepada Gubernur dan Forkopimda Aceh, bahwa KMP BRR mulai beroperasi di Aceh pada tahun 2009.

“KMP BRR sudah beroperasi sejak tahun 2009 Pak. Jadi, sebelum renovasi, kapal ini telah melayani pelayaran Ulee Lheue-Sabang selama 12 tahun. Sejumlah renovasi telah kita lakukan. Di bagian atas, untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang dan mendukung kemajuan pariwisata terutama di perairan Sabang, kita telah menambahkan sejumlah bangku dan meja yang nyaman untuk menikmati matahari terbit maupun terbenam saat pelayaran,” ujar Junaidi.

Usai penandatanganan prasasti, Gubernur Aceh didampingi Istri Dyah Erti Idawati, bersama Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Khaidar, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Muhammad Hasan, Kajati Aceh Muhammad Yusuf, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta Sekda Aceh Taqwallah, menyerahkan bingkisan kepada sejumlah perwakilan penumpang, yang akan melakukan perjalanan ke Pelabuhan Balohan Kota Sabang.

Sebelum menuju ke lokasi acara Puncak Peringatan Gempa dan Tsunami Aceh ke-17, di pelataran parkir Pelabuhan Ulhee Lheue, Gubernur sempat berdialog dan bepoto bersama Forkopimda dan kru KMP BRR. (Red)
×
Berita Terbaru Update