Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Baitul Mal Salurkan Rp. 78.7 Miliar Dana Zakat Tahun 2021 di Aceh

Jumat, 10 Desember 2021 | 09.32 WIB Last Updated 2021-12-10T02:32:03Z
Banda Aceh - Pemerintah Aceh melalui Badan Baitul Mal Aceh telah menyalurkan sekitar Rp78,7 miliar dana zakat tahun 2021 kepada penerima manfaat, dalam upaya membantu pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.⁣
“Hingga awal Desember ini, zakat yang sudah kita salurkan sekitar Rp78,7 miliar. Penyaluran paling dominan bagi asnaf miskin,” kata Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Rahmad Raden di Banda Aceh, Rabu.⁣
Ia menjelaskan dana zakat yang diamanahkan kepada Baitul Mal Aceh pada 2021 sebanyak Rp122,1 miliar, yang merupakan hasil pengumpulan zakat sepanjang 2021 mencapai Rp49,6 miliar serta ditambah dengan zakat pada tahun-tahun sebelumnya.⁣
Zakat tersebut disalurkan kepada delapan asnaf meliputi fakir, miskin, amil, mu’allaf, gharimin, fisabilillah dan ibnus sabil, kecuali untuk hamba sahaya atau budak yang dianggap tidak ada lagi di daerah Tanah Rencong itu.⁣
Ada bantuan peralatan kerja, gampong zakat produktif dan kelompok usaha bersama, itu juga ada di asnaf miskin, jadi memang penyaluran paling dominan bagi asnaf miskin, katanya.⁣
“Sampai saat ini penyaluran zakat masih terus kita lakukan kepada masyarakat di Aceh,” kata Rahmad lagi.⁣
Menurut dia, Baitul Mal tidak bisa menghindari dana zakat akan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) setiap tahun. Bahkan untuk 2021, pihaknya paling tidak hanya bisa menyalurkan sekitar Rp90 miliar dari total dana zakat.⁣
Kata Rahmad Raden, agak mustahil penyaluran dana zakat bisa mencapai 100 persen, mengingat banyak program-program dalam penggunaan dana zakat itu bersifat insidental.⁣
“Ada beberapa pos anggaran sifatnya insidentil, baru bisa kita salurkan kalau keadaan meminta disalurkan. Contoh asnaf gharimin, kita pakai kalau untuk bantuan bencana alam, kebakaran, banjir dan segala macam,” katanya.⁣
Termasuk, lanjut dia, dana zakat tersebut bisa dipakai untuk membantu masyarakat provinsi lain di Tanah Air yang terkena bencana alam, seperti yang telah dilakukan untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Barat.⁣
“Dan kedepan ini kita juga akan bantu saudara-saudara kita di Lumajang, korban erupsi Gunung Semeru, dengan angka bantuan sekitar Rp50-100 juta,” kata Rahmad.⁣

Untuk potensi zakat pada 2022, kata Rahmad, pihaknya menargetkan dana zakat di Pemerintah Aceh terkumpul di atas Rp50 miliar, dengan pagu anggaran yang diamanahkan untuk penyaluran sekitar Rp82 miliar.⁣
×
Berita Terbaru Update