Breaking News

Barcode Peduli Lindungi mulai di terapkan di pemkab Aceh Besar

Aceh Besar - Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali menerapkan QR Code untuk aplikasi PeduliLindungi. PeduliLindungi merupakan aplikasi untuk menelusuri kontak tracking dan tracing demi memperkuat upaya penurunan penyebaran COVID-19.

“Aplikasi ini membantu meningkatkan partisipasi masyarakat guna melaporkan lokasi dan riwayat perjalanan selama pandemi,” ujar Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali ketika meluncurkan (meulaunching) Aplikasi Pedulilindungi itu di Kantor Bupati Aceh Besar, Senin siang (08/11/2021). Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekdakab Aceh Besar Drs Sulaimi MSi, para staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab, dan Kepala OPD.

Penerapan scan barcode aplikasi PeduliLindungi itu juga untuk menunjukkan sertifikat vaksin bagi setiap orang yang keluar masuk area perkantoran tersebut.

Dikatakannya, sesuai dengan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 23/INSTR/2021 tentang pemeriksaan Covid- 19 bagi ASN, tenaga kontrak, serta masyarakat saat memasuki lingkungan perkantoran Pemerintah, maka terhitung mulai tanggal 8 November 2021, Pemkab Aceh Besar resmi menerapkan Aplikasi PeduliLindungi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Bupati menjelaskan, penggunaan aplikasi ini tentu sangat membantu Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam menekan risiko penyebaran virus dan secara bertahap akan segera diterapkan di seluruh OPD dalam jajaran Pemkab Aceh Besar.

Aplikasi PeduliLindungi terintegrasi dengan data hasil tes pemeriksaan COVID-19 dan data vaksinasi nasional. Apabila seseorang menjalani tes COVID-19 dengan hasil positif, maka aplikasi ini akan secara otomatis memberikan notifikasi kepada orang yang selama 14 hari terakhir teridentifikasi sebagai kontak erat dan mengarahkan kontak erat untuk segera melakukan tes COVID-19.

Penggunaan aplikasi ini kembali menjadi bukti bahwa teknologi dapat sangat bermanfaat untuk membantu kehidupan masyarakat jika digunakan secara positif. Data-data pribadi pengguna aplikasi PeduliLindungi dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan tracing.

“Kita berharap, dengan penerapan Protkes secara ketat dan disiplin, semoga pandemi Covid-19 ini akan segera berakhir,” pungkasnya. (Red)