Breaking News

Pemerintah Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik Rumah Terbakar di Lamteuba

Kota Jantho - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Besar memberikan bantuan masak panik kepada korban rumah terbakar Muhibuddin (39 tahun) di Lampante Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Rabu (9/6/2021) sore.

terjadi sekitar pukul 13.00, wib karena kelalaian ketika istri korban Cut Mujibaturahmi akan menggoreng lupa akan minyak yang didapur. Saat memasak dengan kayu ,namun cepat pertolongan masyarakat karena rumah korban dekat dengan jalan jadi hanya dapur yang habis terbakar. Korban 1 Kk tiga anggota keluarga istri dan dua orang anak.

Penyerahan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi pada Selasa (8/6/2021) itu, berupa sandang, dan pangan oleh Bahrul Jamil SSos MSi Kapala Dinas Sosial Aceh Besar yang datang langsung ke lokasi rumah yang terbakar.

Saat ini masa panik tersebut turut hadir H Mustafa anggota DPRK Aceh Besar, Camat Seulimeum ​​Drs Marjoni MM, Wakapolsek Seulimeum ​​,Ipda Indra kesuma SE, Anggota Koramil Seulimeum, dan Kabid Linjamsos Nuradiana SSTP.

Juga hadir pegawai Dinas sosial lainnya dan anggota Tagana ,TKSK, SLRT, setempat , Mukim Lamteuba, perangkat gampong Lampante dan tokoh masyarakat Kemukiman Lamteuba

Pada kesempatan itu, Kadis Sosial Aceh Besar Bahrul Jamil SSos MSi, menyampaikan salam dari Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar untuk korban bantuan yang disalurkan Pemkab Aceh Besar dapat digunakan serta bermamfaat untuk mengurangi beban masa panik ini.

“Bantuan ini merupakan kepedulian dari Pemkab Aceh Besar guna mengurangi beban dan beban kita harus selalu bersyukur karena balik musibah ini akan ada hikmah yang Allah berikan untuk kita,” tutur BJ sapaan akrab Kadis Sosial Aceh Besar.

Sementara itu, H.Mustafa, anggota DPRK Aceh Besar juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Sosial dan pilar pilarnya yang begitu tanggap dan cepat merespon apa yang terjadi di alam oleh warga masyarakat yang kena musibah. “Kepedulian dan rasa kemanusiaan yang tinggi tentunya harus terus dibudayakan apalagi untuk para korban kebakaran dan musibah lainnya,” pungkas H Mustafa.(Dinsos Abes)