Oleh: Rizki Fadhillah (Mahasiswi Universitas Islam Sultan Sharif Ali, Brunei Darussalam).
Menjaga lingkungan hidup menjadi tanggung jawab kita bersama. Bumi memiliki banyak sumber daya alam yang harus kita jaga dan lestarikan karena bumi adalah pondasi dasar bagi kehidupan manusia.
Pengelolaan lingkungan hidup yang baik ditujukan kepada keberlangsungan hidup manusia di masa sekarang dan nanti. Pada dasarnya alam menyajikan semua yang manusia butuhkan, hanya saja keserakahan manusia seakan menafikan semua yang dapat alam berikan.
Manusia hanya berorientasi pada bagaimana memperkaya diri melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan dan juga lebih memilih jalan instan untuk tercapainya suatu tujuan. Tidak jarang cara yang mereka gunakan tidak memperhatikan alam sekitarnya, sehingga terjadilah ketimpangan dalam ekosistem lingkungan.
Masalah utama lingkungan hidup adalah sampah yang jumlahnya semakin hari semakin bertambah. Namun, ada beberapa kendala dalam menangani hal ini, seperti lahan pasar yang terbatas. Seharusnya pasar memiliki tempat pengolahan sampah sendiri, sehingga dapat mengurangi jumlah pembuangan sampah ke tempat pembuangan terakhir.
Hal ini dapat diatasi dengan membuat sistem pengendalian perubahan iklim, pemanfaatan energi berbahan dasar sampah. Kendala berikutnya ialah tingkat kesadaran membuang sampah pada tempatnya untuk lingkungan hidup yang sehat masih rendah. Tentu hal ini akan memakan waktu yang cukup lama, karena ini berkaitan dengan karakter masyarakat yang sudah menjadi kebiasaan.
Namun, hal ini tetap memiliki jalan keluarnya seperti, memberikan pengarahan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup melalui fakta-fakta kesehatan fisik dan mental, serta memotivasi masyarakat untuk memiliki lingkungan hidup yang baik. Kendala yang berikutnya berkaitan dengan pencemaran di darat, laut dan udara.
Hal ini dapat diatasi melalui regulasi dan pembelajaran. Kerusakan lingkungan sudah lama terjadi dan sudah seharusnya mendapatkan perhatian khusus dari semua kalangan, baik itu institusi pemerintah, organisasi peduli lingkungan, institusi pendidikan, masyarakat dan tentu setiap individu yang masih menginjakkan kaki di atas bumi ini.
Pemerintah memiliki wewenang dan kekuasaan untuk mengatur regulasi dan kebijakan sehingga pengerusakan alam itu tidak terjadi lagi. Saya rasa hukum yang tertulis sudah cukup, sekarang hanya perlu strategi dan tindakan yang efektif dan efisein untuk menangani hal ini.
Sama halnya dengan institusi pendidikan. Jika institusi ini dapat memberikan perhatian khusus dalam mendidik murid-muridnya untuk mencintai lingkungan/alam sekitar, maka ini akan menjadi wadah yang sangat efektif dalam membangun generasi dan regenerasi yang peduli terhadap kelestarian alam. Sudah seharusnya manusia memiliki moralitas yang tinggi serta berkualitas.
Mutu dari seorang individu/masyarakat akan sangat mempengaruhi pertumbuhan lingkungan sosial dan pola pikirnya. Jika hal itu sudah dimiliki oleh individu/masyarakat, maka akan mudah untuk melakukan perbaikan dan pelestarian terhadap lingkungan hidup. Selain institusi pendidikan dan pemerintah, tentu kita sebagai warga masyarakat mesti terlibat aktif dalam tindakan peduli lingkungan hidup.
Sudah seharusnya kita memiliki kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Jangan sampai kita menunggu pemerintah untuk melakukannya, padahal kita tahu yang mana lingkungan hidup kita sudah membutuhkan perbaikan dari kerusakan-kerusakan yang telah terjadi selama ini.
Kita dapat melakukannya dimulai dari hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat bahan bakar, listrik, air, menggunakan bahan-bahan yang aman terhadap lingkungan dan tentu tidak secara berlebihan. Alam sangat rentan tercemar, hal itu disebabkan oleh sifatnya yang menjadi muara terakhir dari setiap tindakan yang dilakukan makhluk hidup termasuk manusia.
Jika kita sudah memiliki kesediaan untuk menjaga lingkungan kita, maka itu salah satu bukti bahwa kita telah menjalankan amanah sebagai khalifah di bumi ini. Mulailah kita berpikir bahwa lingkungan hidup yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup kita. Dengan begitu akan banyak pencegahan yang terjadi terhadap penyakit fisik dan mental. Sehingga kehidupan masyarakat menjadi sejahtera.
Menjaga lingkungan hidup menjadi tanggung jawab kita bersama. Bumi memiliki banyak sumber daya alam yang harus kita jaga dan lestarikan karena bumi adalah pondasi dasar bagi kehidupan manusia.
Pengelolaan lingkungan hidup yang baik ditujukan kepada keberlangsungan hidup manusia di masa sekarang dan nanti. Pada dasarnya alam menyajikan semua yang manusia butuhkan, hanya saja keserakahan manusia seakan menafikan semua yang dapat alam berikan.
Manusia hanya berorientasi pada bagaimana memperkaya diri melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan dan juga lebih memilih jalan instan untuk tercapainya suatu tujuan. Tidak jarang cara yang mereka gunakan tidak memperhatikan alam sekitarnya, sehingga terjadilah ketimpangan dalam ekosistem lingkungan.
Masalah utama lingkungan hidup adalah sampah yang jumlahnya semakin hari semakin bertambah. Namun, ada beberapa kendala dalam menangani hal ini, seperti lahan pasar yang terbatas. Seharusnya pasar memiliki tempat pengolahan sampah sendiri, sehingga dapat mengurangi jumlah pembuangan sampah ke tempat pembuangan terakhir.
Hal ini dapat diatasi dengan membuat sistem pengendalian perubahan iklim, pemanfaatan energi berbahan dasar sampah. Kendala berikutnya ialah tingkat kesadaran membuang sampah pada tempatnya untuk lingkungan hidup yang sehat masih rendah. Tentu hal ini akan memakan waktu yang cukup lama, karena ini berkaitan dengan karakter masyarakat yang sudah menjadi kebiasaan.
Namun, hal ini tetap memiliki jalan keluarnya seperti, memberikan pengarahan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup melalui fakta-fakta kesehatan fisik dan mental, serta memotivasi masyarakat untuk memiliki lingkungan hidup yang baik. Kendala yang berikutnya berkaitan dengan pencemaran di darat, laut dan udara.
Hal ini dapat diatasi melalui regulasi dan pembelajaran. Kerusakan lingkungan sudah lama terjadi dan sudah seharusnya mendapatkan perhatian khusus dari semua kalangan, baik itu institusi pemerintah, organisasi peduli lingkungan, institusi pendidikan, masyarakat dan tentu setiap individu yang masih menginjakkan kaki di atas bumi ini.
Pemerintah memiliki wewenang dan kekuasaan untuk mengatur regulasi dan kebijakan sehingga pengerusakan alam itu tidak terjadi lagi. Saya rasa hukum yang tertulis sudah cukup, sekarang hanya perlu strategi dan tindakan yang efektif dan efisein untuk menangani hal ini.
Sama halnya dengan institusi pendidikan. Jika institusi ini dapat memberikan perhatian khusus dalam mendidik murid-muridnya untuk mencintai lingkungan/alam sekitar, maka ini akan menjadi wadah yang sangat efektif dalam membangun generasi dan regenerasi yang peduli terhadap kelestarian alam. Sudah seharusnya manusia memiliki moralitas yang tinggi serta berkualitas.
Mutu dari seorang individu/masyarakat akan sangat mempengaruhi pertumbuhan lingkungan sosial dan pola pikirnya. Jika hal itu sudah dimiliki oleh individu/masyarakat, maka akan mudah untuk melakukan perbaikan dan pelestarian terhadap lingkungan hidup. Selain institusi pendidikan dan pemerintah, tentu kita sebagai warga masyarakat mesti terlibat aktif dalam tindakan peduli lingkungan hidup.
Sudah seharusnya kita memiliki kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Jangan sampai kita menunggu pemerintah untuk melakukannya, padahal kita tahu yang mana lingkungan hidup kita sudah membutuhkan perbaikan dari kerusakan-kerusakan yang telah terjadi selama ini.
Kita dapat melakukannya dimulai dari hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat bahan bakar, listrik, air, menggunakan bahan-bahan yang aman terhadap lingkungan dan tentu tidak secara berlebihan. Alam sangat rentan tercemar, hal itu disebabkan oleh sifatnya yang menjadi muara terakhir dari setiap tindakan yang dilakukan makhluk hidup termasuk manusia.
Jika kita sudah memiliki kesediaan untuk menjaga lingkungan kita, maka itu salah satu bukti bahwa kita telah menjalankan amanah sebagai khalifah di bumi ini. Mulailah kita berpikir bahwa lingkungan hidup yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup kita. Dengan begitu akan banyak pencegahan yang terjadi terhadap penyakit fisik dan mental. Sehingga kehidupan masyarakat menjadi sejahtera.
