BANDA ACEH — Sunday Morning Glory FC (SMG FC) tampil perkasa dengan merebut gelar juara Laycar Championship 2026 setelah menundukkan Sadiq FC dengan skor telak 3-0 pada partai final di Lapangan Mini Football AR Minisoccer, Mibo, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Sabtu (10/10/2026) malam.
Kemenangan tanpa balas tersebut mengantarkan SMG FC ke podium tertinggi turnamen sepak bola mini itu. Sadiq FC harus puas sebagai juara kedua, sedangkan Satu FC mengamankan posisi ketiga.
Selain gelar juara, penghargaan individu juga diberikan kepada pemain yang tampil menonjol sepanjang kompetisi. Tata dari Sadiq FC dinobatkan sebagai pemain terbaik, sementara Hafiz dari SMG FC meraih penghargaan penjaga gawang terbaik.
Partai final dipimpin dua wasit, Azhari dan Johan.
Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Pengurus Aceh, Muktarrudin Usman, S.E., saat menutup turnamen menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dan menjaga semangat kompetisi hingga pertandingan berakhir.
Menurut Muktarrudin, Laycar Championship tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga bagian dari upaya mendorong perkembangan sepak bola mini di Aceh.
Ia menilai Aceh memiliki potensi besar untuk melahirkan pemain-pemain berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Potensi tersebut perlu didukung kompetisi berkelanjutan, pembinaan terarah, dan penguatan klub.
“Target kita bukan sekadar meramaikan lapangan, tetapi menjadikan Aceh sebagai salah satu pusat lahirnya talenta sepak bola mini yang diperhitungkan di Indonesia, bahkan dunia,” ujarnya.
Muktarrudin juga mengajak klub, komunitas olahraga, pemerintah, dan dunia usaha untuk bersama-sama membangun ekosistem mini football di Aceh agar semakin berkembang dan mampu melahirkan prestasi.
Ia berpesan kepada tim juara agar tidak cepat berpuas diri, sementara tim yang belum berhasil diminta menjadikan hasil turnamen sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan pada kompetisi berikutnya.
Laycar Championship 2026 diharapkan menjadi salah satu pijakan dalam memperkuat pembinaan dan meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola mini di Aceh.