Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Prajurit TNI hampir rampungkan Pengerjaan Jembatan Bailey Bale Redelong, Bener Meriah progres kini Capai 93 Persen

Minggu, 20 September 2026 | 15.21 WIB Last Updated 2026-09-20T09:39:06Z
REDELONG — Upaya mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Bailey di Desa Bale Redelong, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, terus dilakukan. Tim Zeni Kodam Iskandar Muda (Zidam IM) bersama personel Kodim 0119/Bener Meriah kembali menggenjot pengerjaan di lapangan, termasuk melakukan pengecatan pada bagian konstruksi jembatan yang telah selesai dirakit, Sabtu (19/9/2026).

Pengecatan tersebut merupakan salah satu tahapan penyelesaian pembangunan jembatan yang dikerjakan secara bertahap setelah bagian-bagian konstruksi baja selesai dirakit dan dipasang. Seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan kondisi serta kesiapan masing-masing bagian jembatan.

Personel Zidam IM bersama anggota Kodim 0119/Bener Meriah bekerja secara bersama-sama di lokasi untuk memastikan setiap tahapan pembangunan dapat diselesaikan sesuai dengan target. Percepatan pengerjaan dilakukan agar akses jalan yang sebelumnya terputus akibat bencana hidrometeorologi dapat segera kembali digunakan masyarakat.

Dandim 0119/Bener Meriah Letkol Arh Febry Adyanto, S.H., melalui Danramil 06/Bukit Kapten Inf Dodi Kurniawan mengatakan, pengecatan merupakan bagian penting dari rangkaian penyelesaian pembangunan Jembatan Bailey tersebut.

“Pengerjaan pengecatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembangunan jembatan yang saat ini terus kita kebut. Hal ini dilakukan agar seluruh tahapan pekerjaan dapat segera diselesaikan sehingga jembatan nantinya bisa dimanfaatkan kembali untuk mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah konstruksi jembatan selesai dirakit dan dipasang, tahap berikutnya dilakukan pengecatan sebagai bagian dari penyelesaian pekerjaan sekaligus upaya membantu melindungi konstruksi baja dari paparan cuaca.

“Pengecatan dilakukan untuk membantu melindungi konstruksi baja dari paparan cuaca, baik terik matahari maupun hujan. Selain itu, pengecatan juga memberikan tampilan yang lebih rapi dan menarik, terlebih jembatan ini dibuat dengan nuansa merah putih,” jelasnya.

Jembatan Bailey di Desa Bale Redelong memiliki peran penting dalam memulihkan konektivitas pada ruas jalan lintas KKA yang sebelumnya terputus akibat bencana hidrometeorologi. Terputusnya akses tersebut turut memengaruhi mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian yang bergantung pada jalur tersebut.

Berdasarkan perkembangan terakhir, progres pembangunan Jembatan Bailey Bale Redelong telah mencapai sekitar 93 persen. Dengan capaian tersebut, personel di lapangan terus mempercepat penyelesaian bagian-bagian yang masih dalam proses pengerjaan.

“Kita berharap dengan tersambungnya kembali titik jalan ini, akses masyarakat akan semakin mudah dan mobilitas antarkabupaten dapat kembali normal. Saat ini progres pengerjaan sudah mencapai 93 persen dan dalam waktu dekat diharapkan akses yang terputus dapat kembali dilintasi,” kata Kapten Inf Dodi Kurniawan.

Ia menegaskan, seluruh personel yang terlibat akan terus bekerja secara maksimal hingga seluruh tahapan pembangunan selesai. Koordinasi antara Tim Zidam IM dan Kodim 0119/Bener Meriah juga terus dilakukan guna mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan.

Sementara itu, masyarakat menyambut baik percepatan pembangunan Jembatan Bailey tersebut. Salah seorang warga, Mahzar (56), mengatakan bahwa jembatan tersebut sangat dinantikan karena keberadaannya berkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kami sebagai masyarakat tentu sangat berharap jembatan ini segera selesai dan bisa digunakan kembali. Selama akses terputus, perjalanan masyarakat menjadi kurang lancar, terutama bagi warga yang harus melakukan aktivitas dan bepergian melalui jalur ini,” ujar Mahzar.

Menurutnya, perkembangan pembangunan yang kini telah mencapai sekitar 93 persen menjadi harapan bagi masyarakat agar akses transportasi di kawasan tersebut segera kembali normal.

“Kami melihat pengerjaannya terus berjalan. Semoga seluruh pekerjaan dapat segera selesai dan jembatan bisa digunakan dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja untuk mempercepat pembangunan jembatan ini,” tuturnya.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 93 persen dan pengerjaan yang terus dipercepat, Jembatan Bailey Bale Redelong diharapkan segera dapat difungsikan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memulihkan konektivitas transportasi, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung kembali distribusi barang, hasil pertanian, dan aktivitas perekonomian warga di wilayah tersebut.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update