Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

DVI Polri Identifikasi 9 Korban KM Virgo Transport 8, Seluruhnya Diserahkan ke Keluarga

Sabtu, 19 September 2026 | 18.35 WIB Last Updated 2026-09-19T12:42:13Z
JAKARTA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi sembilan korban meninggal dunia dalam insiden KM Virgo Transport 8 hingga 19 September 2026. Seluruh korban yang telah teridentifikasi tersebut sudah diserahkan kepada keluarga.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem (AM) dan post mortem (PM).

“Polri melalui DVI terus memberikan pelayanan identifikasi kepada korban KM Virgo Transport 8. Setiap korban yang ditemukan dilakukan proses identifikasi dengan mengacu pada data ante mortem dan post mortem. Setelah identitas korban dipastikan, korban segera diserahkan kepada keluarga,” kata Trunoyudo.

Berdasarkan rekap operasi DVI per 19 September 2026, sebanyak 117 korban telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 korban dalam kondisi hidup dan sembilan lainnya meninggal dunia.

Kesembilan korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi yakni Reyner Fausta Yosilianto (22), Nurul Rian Hidayat (33), Imam Soeparno (66), Denny Ridzal Saputra (30), Erik Maousul Latip (37), Risyan Kurnia Putra (28), Muhammad Abdianoor (30), Surya (59), dan Yuli (29).

Dari sembilan korban tersebut, lima berasal dari Jawa Timur, dua dari Jawa Barat, serta dua dari Kalimantan Selatan.

Sementara itu, seluruh 108 korban yang ditemukan dalam kondisi hidup telah dipulangkan. Tidak ada korban hidup yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Untuk mendukung proses identifikasi, Polri telah mengumpulkan 153 data ante mortem dari keluarga korban. Data tersebut berasal dari Kalimantan Selatan sebanyak 74, Jawa Timur 63, Jawa Barat 13, Jawa Tengah 2, dan Sulawesi Selatan 1.

Dari 153 data tersebut, terdapat 18 data yang terduplikasi. Setelah dikurangi data duplikasi, terdapat 135 data AM, dengan sembilan di antaranya telah direkonsiliasi dan 126 lainnya masih dalam proses.

Polri juga menyiapkan 140 personel DVI untuk mendukung proses identifikasi. Mereka terdiri dari 66 personel Tim DVI Polda Kalimantan Selatan, 56 personel Polda Jawa Timur, dan 18 personel Pusdokkes Polri.

Selain itu, Biddokkes Polda Jawa Barat turut membantu pengumpulan data AM dan sampel DNA keluarga korban di Garut. Pada 15 September 2026, sampel DNA dari 13 keluarga korban diambil menggunakan metode Buccal Swab.

Sampel tersebut terdiri dari dua keluarga korban meninggal dunia dan 11 keluarga korban yang masih dalam pencarian. Sampel kemudian dikirim ke Pusdokkes Mabes Polri pada 16 September 2026 untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses rekonsiliasi. Polri terus memastikan setiap data diperiksa dan dicocokkan secara cermat sehingga identitas korban dapat dipastikan sebelum diserahkan kepada keluarga,” ujar Trunoyudo.

Hingga 19 September 2026, dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8, sebanyak 117 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 korban selamat dan sembilan korban meninggal dunia, sementara 126 orang lainnya masih dalam pencarian.

Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur SAR masih melanjutkan operasi pencarian. Di sisi lain, tim DVI dan Dokkes Polri terus memberikan pelayanan identifikasi serta pendampingan kepada keluarga korban.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update