Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Syukuran Milad ke-28 PAN di Banda Aceh, Kader Didorong Kuasai Parlemen dan Eksekutif

Minggu, 23 Agustus 2026 | 18.24 WIB Last Updated 2026-08-23T12:42:19Z
BANDA ACEH – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banda Aceh menggelar Tasyakuran memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) atau Milad ke-28 PAN. Dengan mengangkat tema "Bersama Jutaan Anak Yatim Piatu Serentak bersama DPW dan DPD PAN." Momen peringatan pendirian partai pada 23 Agustus 1998 ini dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi serta menetapkan target-target politik strategis ke depan.

Dalam syukuran tersebut, ditegaskan bahwa PAN yang kini telah menembus posisi lima besar di tingkat nasional harus terus meningkatkan kinerjanya. Selain merayakan perjalanan panjang partai yang melahirkan banyak kader di jajaran legislatif hingga kementerian, ajang ini menjadi titik pijak untuk menghadapi Pemilu 2029.

"Peringatan ulang tahun ini tidak cukup hanya merayakan apa yang sudah didapatkan, tetapi lebih pada target-target kita ke depan. PAN harus merebut posisi tiga besar pada Pemilu 2029 mendatang," tegas Aminullah Ketua PAN Banda Aceh dalam sambutannya.

Di tingkat daerah, PAN Banda Aceh membidik kepemimpinan penuh di parlemen lokal. Jika saat ini kader PAN telah menduduki posisi pimpinan DPRK, target berikutnya adalah merebut kursi Ketua DPRK Banda Aceh serta memenangkan kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot).

"Partai yang hebat adalah partai yang menguasai parlemen dan pemerintahan. Kita ingin PAN di Banda Aceh menjadi Ketua DPRK, bukan sekadar pimpinan, bahkan siap maju di Pilwalkot. Itu sangat mungkin jika seluruh kader bekerja maksimal," tambahnya.

DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banda Aceh mulai menyusun strategi mendalam guna mengamankan kemenangan pada kontestasi politik mendatang. Dalam arahan internalnya, pengurus menekankan pentingnya peningkatan capaian perolehan suara secara signifikan di setiap Daerah Pemilihan (Dapil).

Aminullah meminta seluruh kader dan simpatisan untuk tetap solid dan bekerja sepenuh hati.“Tanpa rakyat kita tidak ada apa-apanya. Karena itu, membantu rakyat adalah harga mati bagi PAN,” ujarnya.

Partai menilai target perolehan suara tidak boleh lagi berada di angka aman minimal, seperti 2.500 suara per Dapil. Untuk mengamankan posisi puncak dan memperbesar peluang meraih kursi legislatif, seluruh kader dan calon legislatif didorong untuk mematok perolehan 3.000 hingga 4.000 suara di tiap Dapil.

"Kita tidak boleh lagi bermain di angka 2.500 suara. Setiap Dapil harus mengejar 3.000 hingga 4.000 suara. Jika ada lima Dapil di Banda Aceh dan masing-masing mampu menyumbang 4.000 suara, kita bisa mengamankan total hingga 20.000 suara," ujarnya.

Dengan kalkulasi perolehan total hingga 20.000 suara dari lima Dapil yang ada di Kota Banda Aceh, PAN optimistis mampu mendominasi perolehan kursi di DPRK Banda Aceh dan mengungguli partai persaing lainnya.

Guna mewujudkan target realistis tersebut, seluruh jajaran pengurus, kader, serta simpatisan diinstruksikan untuk bergerak lebih masif ke akar rumput, memperkuat basis penderetan suara, dan menjaga konsistensi kerja-kerja politik di tengah masyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim, acara tersebut dihadiri seluruh pengurus PAN Kota Banda Aceh, Anggota DPRK Banda Aceh dari PAN Banda Aceh Ismawardi, Aulia Afridzal, Sofyan Helmi, Musriadi, Zidan Al Hafidh, anak-anak yatim serta para tamu undangan.(***)

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update