Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dandim 0108/Agara Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Gantung di Ds. Teger Miko, Aceh Tenggara, kini Progres Capai 83 Persen

Senin, 06 Juli 2026 | 16.18 WIB Last Updated 2026-07-06T13:16:00Z
Aceh Tenggara – Komandan Kodim (Dandim) 0108/Aceh Tenggara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., didampingi Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam (Batituud) Pelda Dodi Harnizar bersama personel Kodim 0108/Aceh Tenggara melaksanakan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (5/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan sekaligus bentuk perhatian dan komitmen TNI Angkatan Darat dalam memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana, baik dari aspek kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, maupun faktor keselamatan kerja. Selain melakukan pengecekan di lapangan, Dandim juga memberikan motivasi kepada personel TNI dan masyarakat yang setiap hari bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan demi kepentingan bersama.

Setibanya di lokasi, Dandim meninjau secara langsung berbagai bagian konstruksi yang sedang dikerjakan. Ia juga berdialog dengan personel dan masyarakat untuk mengetahui perkembangan pekerjaan serta kendala yang dihadapi selama proses pembangunan berlangsung. Kehadiran Dandim di tengah para pekerja disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini ikut terlibat aktif dalam setiap tahapan pembangunan.

Pada pelaksanaan pekerjaan hari itu, personel TNI bersama warga melanjutkan pemasangan besi gelagar sebagai rangka utama lantai jembatan, pemasangan lantai jembatan, serta pengecatan tiang pylon yang menjadi bagian penting dari struktur konstruksi. Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan ketelitian dan standar keselamatan agar jembatan yang dibangun memiliki kualitas yang kuat, kokoh, dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang.

Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut telah mencapai sekitar 83 persen. Capaian tersebut menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan berkat sinergi dan semangat gotong royong antara personel TNI bersama masyarakat yang terus bekerja tanpa mengenal lelah.

Jembatan gantung yang dibangun memiliki spesifikasi dengan panjang sekitar 120 meter, lebar 1,20 meter, tinggi sekitar 3 meter, serta didukung konstruksi abutment berukuran panjang 4 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 1,70 meter. Setelah selesai nantinya, jembatan ini akan menjadi akses vital yang menghubungkan kawasan perkebunan masyarakat Desa Teger Miko dengan sejumlah wilayah di sekitarnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung lebih mudah, aman, dan efisien.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0108/Aceh Tenggara Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang bermanfaat secara langsung.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan tersedianya akses transportasi yang lebih baik, mobilitas warga akan semakin lancar sehingga distribusi hasil pertanian dan perkebunan dapat dilakukan secara lebih cepat, aman, dan efisien.

"Melalui pembangunan jembatan ini kami berharap masyarakat nantinya memiliki akses yang lebih baik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kehadiran TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi, salah satunya melalui pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat," ungkap Dandim.

Lebih lanjut, Dandim mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh masyarakat Desa Teger Miko selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, kekompakan antara TNI dan masyarakat merupakan modal utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga hasilnya dapat segera dimanfaatkan oleh seluruh warga.

Ia berharap semangat gotong royong yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan hingga seluruh pekerjaan selesai. Dengan demikian, jembatan tersebut nantinya tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini diharapkan mampu membuka akses menuju kawasan perkebunan yang selama ini sulit dijangkau, mempersingkat waktu tempuh masyarakat, mengurangi risiko saat menyeberangi sungai terutama pada musim penghujan, serta meningkatkan kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Teger Miko, Ismansyah (57), mengaku sangat bersyukur atas pembangunan jembatan yang saat ini hampir rampung. Menurutnya, selama bertahun-tahun masyarakat harus menghadapi berbagai kesulitan saat menuju kebun, terutama ketika debit air sungai meningkat sehingga aktivitas menjadi terhambat dan membahayakan keselamatan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim beserta seluruh anggota TNI yang telah bekerja bersama masyarakat membangun jembatan ini. Kehadiran jembatan nantinya akan sangat membantu kami menuju kebun dengan lebih aman, nyaman, dan cepat. Kami benar-benar merasakan bahwa TNI selalu hadir membantu masyarakat. Semoga pembangunan ini segera selesai sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga," tutur Ismansyah.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 83 persen, Kodim 0108/Aceh Tenggara optimistis Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko dapat segera diselesaikan sesuai target. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update