Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

PLN UID Aceh Perkuat Ekosistem Pesisir Melalui Rehabilitasi Pusat Edukasi Mangrove di Kota Langsa

Jumat, 26 Juni 2026 | 20.29 WIB Last Updated 2026-06-26T14:49:16Z
Langsa – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan sosial masyarakat pesisir. Langkah nyata ini diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam bentuk proyek Rehabilitasi Pusat Data dan Informasi Mangrove (Mangrove Education Center) serta perluasan penanaman bibit mangrove yang berlokasi di Jalan Pusong Timur, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Program berkelanjutan ini dilaksanakan melalui kolaborasi strategis bersama pihak pengelola kawasan serta Langsa Mangrove Caretakers Community (LMCC) guna memulihkan fungsi ekosistem sekaligus menggerakkan perekonomian lokal. Jum’at (26/06/2026).

General Manager PT PLN (Persero) UID Aceh, Eddi Saputra, menegaskan bahwa bantuan TJSL ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan investasi sosial jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan bumi bagi generasi mendatang. “PLN berkomitmen kuat untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam mengalirkan energi listrik yang andal, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan pesisir Aceh. Melalui rehabilitasi pusat edukasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem mangrove semakin meningkat, sekaligus dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar melalui pengembangan ekowisata,” ujar Eddi.

Di sisi lain, perwakilan dari Langsa Mangrove Caretakers Community (LMCC) menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi aktif yang diberikan oleh insan PLN dalam penyelamatan wilayah pesisir. “Hutan mangrove memiliki peran yang sangat vital sebagai benteng pelindung pantai dari ancaman abrasi, menjaga keanekaragaman hayati, hingga menjadi ruang edukasi. Dukungan nyata dari PLN dalam membenahi fasilitas pusat informasi serta pengadaan bibit baru sangat membantu komunitas kami dalam melakukan pendampingan, konservasi, hingga optimalisasi potensi produk lokal berbasis mangrove demi kesejahteraan masyarakat di Desa Kuala Langsa,” ungkapnya.

Melalui program penataan ini, kegiatan difokuskan pada perbaikan fisik bangunan reservasi, pembenahan instalasi kelistrikan, penataan ruang data, hingga peningkatan sistem database mangrove digital berbasis cloud. Kehadiran fasilitas edukasi yang representatif ini diharapkan dapat mempermudah para pelajar, mahasiswa, dosen, serta peneliti dalam mempelajari seluk-beluk ekosistem pesisir. Selain dampak ekologis, penataan kawasan ini juga dirancang secara normatif untuk mendukung pengembangan ekowisata yang terintegrasi, yang pada akhirnya dapat mendorong produktivitas UMKM lokal dalam mengolah produk turunan mangrove guna meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

Sebagai bagian dari transformasi layanan yang modern dan berorientasi pada pelanggan, PLN juga terus mengimbau seluruh lapisan masyarakat Aceh untuk memanfaatkan platform digital dalam pemenuhan kebutuhan kelistrikan. Seluruh pengelolaan layanan kelistrikan, mulai dari pasang baru, perubahan daya, hingga pelaporan gangguan, kini dapat diakses secara cepat dan mudah melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh di Google Play Store maupun App Store. PLN UID Aceh berkomitmen penuh untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.(*)


News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update