Kutacane – Semangat gotong royong dan kebersamaan terus ditunjukkan oleh Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Di tengah cuaca panas yang cukup menyengat, Babinsa bersama warga tetap bersemangat melaksanakan kegiatan merakit besi untuk pengecoran pondasi pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Jambur Mamang, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan gantung yang nantinya akan digunakan sebagai sarana penghubung bagi masyarakat. Dengan penuh kekompakan dan rasa tanggung jawab, Babinsa bersama warga bahu-membahu merakit tulangan besi pondasi agar konstruksi jembatan memiliki kekuatan dan ketahanan yang maksimal.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi yang lebih aman dan mudah di wilayah pedesaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dipelihara melalui kegiatan pembinaan teritorial.
Meski harus bekerja di bawah teriknya sinar matahari, semangat para Babinsa dan warga tidak sedikit pun surut. Mereka tetap fokus menyelesaikan pekerjaan dengan penuh antusias demi mempercepat proses pembangunan jembatan yang sangat dinantikan masyarakat setempat.
Babinsa di lokasi kegiatan mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah sekaligus bentuk kepedulian terhadap kesulitan masyarakat di desa binaan.
“Kami akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk pembangunan fasilitas umum seperti jembatan gantung ini. Melalui semangat gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan hubungan antara TNI dengan masyarakat juga semakin erat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari warga. Selama ini, akses yang terbatas menjadi salah satu kendala masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial.
“Jembatan ini nantinya akan sangat membantu masyarakat, terutama para petani dalam mengangkut hasil perkebunan dan pertanian. Selain itu, akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat aktivitas masyarakat juga akan menjadi lebih mudah dan aman,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan di wilayah pedesaan tidak terlepas dari adanya kerja sama dan kebersamaan antara seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, budaya gotong royong harus terus dijaga sebagai warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semangat gotong royong harus tetap hidup di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan dan rasa saling peduli, berbagai pekerjaan berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan hasilnya pun akan dirasakan bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, warga Desa Jambur Mamang mengaku sangat mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang selama ini aktif membantu berbagai kegiatan pembangunan di desa. Kehadiran Babinsa dinilai tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi motivasi dan penyemangat bagi masyarakat untuk terus bekerja bersama demi kemajuan desa.
Warga juga berharap pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut dapat segera selesai sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi dan meningkatkan perekonomian warga.
Pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, serta membuka akses yang lebih baik bagi pertumbuhan ekonomi desa. Dengan akses transportasi yang semakin mudah, masyarakat diyakini akan lebih terbantu dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin kuat dan kokoh. Semangat kebersamaan yang terus terjalin menjadi bukti nyata bahwa pembangunan akan lebih mudah diwujudkan apabila dikerjakan secara bersama-sama.
Dengan sinergi yang solid antara Babinsa dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Jambur Mamang diharapkan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga mampu memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara.