Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

”Jangan Tunggu Masalah Membesar!” Dandim 0101/Kota Banda Aceh Tekankan Pentingnya Deteksi Dini di Tengah Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 21.20 WIB Last Updated 2026-06-10T14:20:16Z
Banda Aceh – Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc, menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan yang dapat mengganggu stabilitas wilayah.

Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib yang mengangkat tema “Mewujudkan Binter TNI AD yang Adaptif Melalui Kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib Guna Mengoptimalkan Deteksi Dini, Cegah Dini, Temu Cepat dan Lapor Cepat Bagi Apkowil”, bertempat di Aula Pandawa Sakti Lantai II Makodim 0101/Kota Banda Aceh, Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Rabu (10/6/2026).

Dalam arahannya, Dandim menekankan bahwa perkembangan situasi di tengah masyarakat saat ini berlangsung sangat dinamis. Karena itu, setiap informasi yang muncul di lingkungan harus dapat diketahui sedini mungkin agar langkah pencegahan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Jangan menunggu masalah membesar baru bertindak. Deteksi dini dan cegah dini adalah kunci untuk menjaga wilayah tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tegas Kolonel Inf Faurizal Noerdin di hadapan peserta kegiatan.

Menurutnya, keberadaan Jaring Mitra Karib merupakan bagian penting dalam mendukung tugas aparat kewilayahan. Melalui jaringan komunikasi yang baik antara TNI dan masyarakat, berbagai potensi kerawanan sosial, konflik, maupun gangguan keamanan dapat teridentifikasi lebih awal.

Ia menjelaskan bahwa konsep temu cepat dan lapor cepat menjadi salah satu instrumen utama dalam sistem pembinaan teritorial TNI AD. Informasi yang diperoleh dari masyarakat akan menjadi bahan awal bagi aparat kewilayahan untuk melakukan langkah antisipatif sebelum suatu persoalan berkembang menjadi lebih kompleks.

”Peran Mitra Karib sangat strategis karena berada langsung di tengah-tengah masyarakat. Informasi yang disampaikan secara cepat dan akurat akan membantu aparat kewilayahan dalam mengambil langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.

Dandim juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan masing-masing serta membangun komunikasi yang aktif dengan Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial di lapangan.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan teritorial tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Dengan semakin kuatnya jaringan informasi di tingkat masyarakat, diharapkan setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak awal, sehingga situasi kondusif yang selama ini terjaga dapat terus dipertahankan demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update