Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Satgas TMMD Reg ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur Kebut Pembangunan RTLH, Rehab MCK, dan Pengerasan Jalan di Desa Alue Canang

Jumat, 24 April 2026 | 16.04 WIB Last Updated 2026-04-24T16:04:35Z
Aceh Timur – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0104/Aceh Timur di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, terus menunjukkan progres yang signifikan. Sejak hari pertama pembukaan, berbagai sasaran fisik langsung dikerjakan secara serentak oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat, mencerminkan semangat gotong royong yang kuat dalam mewujudkan pembangunan di wilayah pedesaan. Kamis (23/4/26)

Tanpa menunda waktu, pada hari pertama pelaksanaan, Satgas TMMD langsung memulai pengerjaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Cut Farida (46). Setelah sebelumnya dilakukan pemasangan bouwplang sebagai penentuan titik dan ukuran bangunan, personel Satgas bersama warga langsung melaksanakan penggalian pondasi sebagai dasar utama berdirinya rumah.
Di lokasi pekerjaan, suasana penuh semangat tampak jelas. Personel TNI dan warga bahu-membahu menggali tanah secara manual dengan cangkul, diiringi kebersamaan yang kental. Debu yang beterbangan dan kerja keras yang dilakukan menjadi bukti nyata bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dansatgas TMMD Reg ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf. Novi Widyanto, S.E., menegaskan bahwa seluruh personel telah diarahkan untuk bekerja secara cepat, tepat, dan maksimal sejak hari pertama.

“Tidak ada waktu yang terbuang. Setiap tahapan pekerjaan harus segera dilaksanakan sesuai rencana. Pembangunan ini merupakan wujud kepedulian kita dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas utama, terutama pada bagian pondasi yang merupakan struktur dasar bangunan.
Sejalan dengan itu, pembangunan RTLH lainnya milik Ibu Rugaiyah juga menunjukkan perkembangan yang positif. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Satgas TMMD mulai melaksanakan pemasangan mal pondasi sebagai tahapan lanjutan setelah pemasangan bouwplang.

Pemasangan mal pondasi dilakukan secara teliti dan presisi, karena menjadi cetakan awal yang menentukan bentuk serta kekuatan pondasi bangunan. Personel Satgas bersama warga tampak kompak dalam merangkai dan menyusun mal pondasi guna memastikan hasil akhir yang kokoh dan sesuai standar teknis.

Ibu Rugaiyah selaku penerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia mengungkapkan rasa harunya melihat rumahnya mulai dibangun.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Rumah saya sekarang sudah mulai dibangun. Terima kasih kepada bapak TNI dan semua pihak yang telah membantu,” ungkapnya.
Selain pembangunan RTLH, Satgas TMMD juga melaksanakan perehaban fasilitas umum berupa MCK yang selama ini digunakan oleh masyarakat Desa Alue Canang. Pada tahap awal, personel melakukan pembongkaran bagian plafon yang sudah rusak dan dinilai membahayakan pengguna.

Proses pembongkaran dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak struktur utama bangunan. Kegiatan ini kembali melibatkan partisipasi aktif masyarakat, yang turut membantu dalam setiap tahapan pekerjaan.
Perehaban MCK ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam menggunakan fasilitas tersebut, sekaligus mendukung aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan di desa.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi sasaran utama dalam program TMMD Reg ke-128. Pengerasan jalan sepanjang 2.200 meter dengan lebar 4 meter yang menghubungkan Desa Alue Canang dengan Desa Jambo Labu terus dikebut pengerjaannya.
Dengan dukungan alat berat seperti grader dan compactor, serta kerja sama antara personel Satgas dan masyarakat, progres pengerjaan jalan hingga saat ini telah mencapai STA 650 meter. Setiap tahapan dilakukan secara terencana guna memastikan kualitas jalan yang dibangun dapat bertahan lama dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Babinsa setempat, Sertu Heri, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang aktivitas ekonomi warga, khususnya dalam mendistribusikan hasil pertanian.

“Selama ini akses jalan menjadi kendala, terutama saat musim hujan. Dengan adanya pengerasan jalan ini, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar dan hasil pertanian dapat dengan mudah dibawa ke pasar,” jelasnya.

Program TMMD Reguler ke-128 ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin dalam setiap kegiatan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh sasaran program.

Melalui berbagai pembangunan yang dilakukan, mulai dari RTLH, fasilitas MCK, hingga infrastruktur jalan, TMMD hadir sebagai solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dari kerja keras yang dilakukan hari ini, tumbuh harapan baru bagi masyarakat untuk menikmati kehidupan yang lebih layak, sehat, dan sejahtera di masa mendatang.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update