Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sampah Berserakan oleh Anjing Liar, KOPA Indonesia Minta Walikota Turun Tangan

Senin, 27 April 2026 | 08.06 WIB Last Updated 2026-04-27T15:30:12Z
Banda Aceh - Persoalan anjing liar yang sangat menganggu masyarakat di wilayah Kota Banda Aceh salah satu nya di Gampong Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh hingga saat ini belum terselesaikan, Muliadi A Karim selaku Ketua KOPA Indonesia meminta walikota atau wakil walikota turun tangan, (27/4).

Kepada media ia mengatakan, persoalan anjing liar ini sangat serius di Lamgugob bahkan di beberapa Gampong lainnya mengingat Banda Aceh sebagai kota yang menerapkan syari'at Islam ada hal-hal penting untuk diatur sehingga penerapannya harus benar.

"Saat ini anjing liar sudah sangat menganggu. Sampah di dalam tong yang belum diangkut oleh mobil pengangkut habis berserakan di jalan-jalan karena di malam hari anjing-anjing itu mengoreknya," sebutnya.

"Selain sampah berserakan, tidak sedikit barang warga seperti sendal yang jadi sasaran mereka. Tentu ini sesuatu yang bernajis dan sangat meresahkan masyarakat bahkan tidak sedikit juga mengancam keselamatan masyarakat di jalan karena ada yang hingga dikejar," tambahnya.

Lanjutnya, tidak sedikit ibu-ibu yang berjalan berolahraga setelah subuh mengeluhkan dengan adanya anjing liar itu, sehingga kenyamanan masyarakat sudah sangat terganggu.

Muliadi A Karim selaku Ketua Komunitas Pelita Indonesia yang beralamat di Lamgugob meminta walikota atau wakil walikota untuk turun tangan.

"Kepada pemerintah Gampong sudah kita sampaikan, hingga detik ini belum ada penyelesaian dan masih menunggu aksi dari dinas katanya. Dinas terkait pun berasalan belum ada anggaran untuk menyelesaikan itu," jelasnya.

"Kami berharap walikota atau wakil walikota bisa turun selesaikan ini segera. Ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak bukan segelintir orang khususnya di Gampong Lamgugob. Bagaimana ibadah masyarakat bisa nyaman bila ketika hendak ke masjid saja sendal nya perlu disamak terlebih dahulu. Bagaimana masyarakat bisa nyaman jika sampah berserakan di jalan karena mereka. Semoga ada solusinya," tutupnya. (Red).

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update