Kegiatan yang diikuti oleh 121 siswa ini merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan BI Aceh dengan Taman Baca Masyarakat (TBM) Provinsi Aceh. Mengambil tema dari ungkapan bahasa Aceh yang berarti "tetap semangat", program ini dirancang untuk memulihkan mental serta semangat belajar anak-anak melalui pendekatan yang rekreatif.
Menghibur Sekaligus Mengedukasi
Acara berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan yang interaktif, di antaranya:
Sesi Mendongeng & Membaca Nyaring: Menstimulasi imajinasi dan literasi siswa.
Permainan Edukatif: Mendorong interaksi sosial dan kerja sama tim.
Edukasi Kebanksentralan: Pengenalan tugas dan peran Bank Indonesia sejak dini dengan cara yang menyenangkan.
Aktivitas Kreatif: Wadah ekspresi diri bagi anak-anak untuk melupakan sejenak kondisi pascabencana yang belum sepenuhnya normal.
PLH. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Hertha Bastiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar hiburan. Menurutnya, menciptakan ruang aman dan positif sangat krusial bagi tumbuh kembang anak-anak di wilayah terdampak bencana.
"Kegiatan edukatif dan rekreatif akan terus kami hadirkan sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan inklusif. Kami ingin menumbuhkan kembali rasa percaya diri, optimisme, dan keceriaan anak-anak Aceh," ujar Hertha
Komitmen Penguatan Literasi
Perpustakaan BI Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan literasi di Serambi Mekkah, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus pascabencana. Upaya kolaboratif dengan berbagai komunitas lokal diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi pemulihan sosial masyarakat.
Bagi masyarakat yang ingin memantau berbagai bauran kebijakan dan program edukasi lainnya, informasi terkini tersedia melalui akun Instagram resmi @bank_indonesia_aceh dan @perpus_biaceh.