Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

PT Sumire Smile Aceh Kembali Beroperasi dengan Komitmen Ekologi dan Peningkatan Ekonomi Daerah

Kamis, 09 April 2026 | 19.55 WIB Last Updated 2026-04-09T12:55:20Z
ACEH BESAR — Sektor investasi di Aceh kembali menunjukkan geliat positif. PT Sumire Smile Aceh, perusahaan yang bergerak di bidang produksi serpihan kayu (wood chips), resmi kembali memulai operasionalnya di Desa Durung, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (9/4/2026).

Peresmiannya digelar di gedung operasional perusahaan di Jalan Laksamana Malahayati KM 19. Acara diawali dengan doa bersama dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat setempat.

Direktur Utama, PT Sumire Smile Aceh, Wan Wahyu Ramadhan, mengatakan perusahaan sebelumnya sempat menghadapi kendala saat berinvestasi di Indonesia. Menurut dia, persoalan dengan mitra lokal pada masa lalu sempat membuat langkah perusahaan terhenti.

Meski begitu, pengalaman tersebut justru menjadi pelajaran berharga untuk kembali memulai dengan fondasi yang lebih kuat.

“Kini Sumire Smile Indonesia kembali bangkit dengan grup barunya, Sumire Smile Aceh. Kami kembali berminat dan berkomitmen penuh untuk berinvestasi dalam produksi wood chips di tanah rencong,” kata Wan Wahyu dalam sambutannya.

Ia menegaskan, kehadiran perusahaan tidak semata mengejar keuntungan bisnis, tetapi juga diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Saya berharap Sumire Smile Group dapat berjalan sukses dengan bersinergi bersama pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Kami ingin mengharumkan nama Indonesia, dan khususnya Aceh, di mancanegara melalui kualitas ekspor yang mumpuni. Di samping itu, kehadiran kami harus memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan ekonomi terhadap masyarakat di daerah ini,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, peresmian operasional perusahaan juga dirangkai dengan penanaman bibit pohon akasia dan kaliandra bersama masyarakat.

Langkah ini menjadi simbol bahwa aktivitas industri yang dijalankan perusahaan akan tetap sejalan dengan upaya menjaga kelestarian alam.

“Dengan kembali hadirnya kami di sini, PT Sumire Smile Aceh berharap dapat diterima kembali oleh masyarakat luas. Kami bertekad untuk terus melangkah maju, memastikan investasi ini berjalan baik, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Aceh,” ucap Wan Wahyu.

Sementara itu, Penasehat Khusus Gubernur Aceh Bidang Investasi dan Hubungan Luar Negeri, Teuku Emi Syamsyumi atau akrab disapa Abu Salam, menyambut baik kembalinya investasi Sumire Smile Group ke Aceh.

Menurunya, kehadiran kembali perusahaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan investor terhadap Aceh.

“Pemerintah Aceh tentu sangat menyambut baik comeback-nya Sumire Smile Group melalui PT Sumire Smile Aceh. Fakta bahwa mereka memilih untuk kembali berinvestasi di sini membuktikan bahwa Aceh masih memiliki daya tarik investasi yang sangat kompetitif di sektor sumber daya alam, khususnya komoditas wood chips untuk kebutuhan pasar global,” ujarnya.

Abu Salam juga menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi para investor.

“Kita jadikan pengalaman masa lalu sebagai evaluasi bersama. Ke depan, kolaborasi antara investor dan pengusaha lokal harus didasari profesionalisme dan integritas. Pemerintah akan terus mengawal agar setiap investasi yang masuk benar-benar aman, terlindungi, dan membawa efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Ia turut mengapresiasi langkah perusahaan yang menempatkan aspek lingkungan sebagai bagian dari investasi.

“Langkah simbolis penanaman bibit akasia dan kaliandra ini sejalan dengan visi Pemerintah Aceh terkait investasi hijau. Kita tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja, tetapi juga memastikan kelestarian lingkungan tetap terjaga,” pungkasnya.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update