Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Komisi V DPRA Dukung Dr. Muhazar Pimpin RSUDZA: Momentum Reformasi Pelayanan Kesehatan Aceh

Selasa, 10 Maret 2026 | 08.08 WIB Last Updated 2026-04-14T10:11:05Z
BANDA ACEH – Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang membidangi sektor kesehatan, Rijaluddin, SH., MH, menilai penunjukan Dr. Muhazar, SKM., M.Kes sebagai Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh merupakan langkah yang tepat. Hal tersebut disampaikannya kepada media pada 9 Maret 2026. Menurutnya, Dr. Muhazar telah melalui seluruh proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Pemerintah Aceh.

Rijaluddin juga menegaskan bahwa jabatan direktur rumah sakit tidak selalu harus diisi oleh dokter klinis, selama yang bersangkutan memiliki latar belakang dan kompetensi di bidang kesehatan. Ia menilai Dr. Muhazar yang berasal dari disiplin Ilmu Kesehatan Masyarakat memiliki kapasitas manajerial yang memadai untuk memimpin rumah sakit rujukan utama di Aceh tersebut.

Menurutnya, yang paling utama dalam kepemimpinan rumah sakit adalah komitmen untuk memperbaiki sistem pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap di bawah kepemimpinan Dr. Muhazar, RSUDZA dapat menghadirkan semangat baru dalam meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kinerja tenaga medis, serta memastikan pelayanan kesehatan berjalan secara profesional dan humanis.

Rijaluddin juga menekankan pentingnya perhatian terhadap ketersediaan stok obat serta bahan medis di rumah sakit. Menurutnya, hal tersebut merupakan kebutuhan dasar yang harus selalu terjaga agar masyarakat merasa aman ketika berobat dan tidak mengalami kendala dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Ia menambahkan bahwa Komisi V DPRA akan terus memantau perkembangan kinerja RSUDZA ke depan. “Kami melihat Dr. Muhazar memiliki semangat untuk bekerja secara optimal dan melakukan pembenahan. Jika pelayanan semakin baik dan masyarakat merasakan manfaatnya, tentu kami siap mendukung upaya perbaikan RSUDZA demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Aceh,” ujar Rijaluddin.[***]

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update