Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Rumah Zakat Hadirkan 100 Hunian Papan Kayu di Desa Geudumbak, Langkahan, Aceh Utara

Minggu, 01 Februari 2026 | 10.48 WIB Last Updated 2026-02-01T03:51:34Z
Rumah Zakat berkolaborasi melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan media dalam menghadirkan hunian yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi warga Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Lhoksukon
- Rumah Zakat berkolaborasi melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan media dalam menghadirkan hunian yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi warga Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Desa tersebut diketahui terdampak banjir bandang sekitar dua bulan lalu yang menghanyutkan rumah-rumah warga.

Kolaborasi ini terwujud melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terkait perizinan pemanfaatan kayu gelondongan bawaan banjir, serta dukungan konsep desain hunian yang dirancang oleh Kepala Laboratorium Teknik Struktur Universitas Gadjah Mada (UGM). Selain itu, Kementerian Kehutanan turut memberikan bantuan alat berat untuk pembersihan lahan dan pengangkutan kayu gelondongan. Rumah Zakat juga berkoordinasi dengan BNPB dalam pelaksanaan program ini.

Hunian yang dibangun memanfaatkan kayu gelondongan sisa bencana, yang sebelumnya menjadi material perusak, kini diolah kembali menjadi bahan bangunan melalui konsep pemberdayaan berkelanjutan. 

Pada tahap pertama, Rumah Zakat bersama mitra kebaikan dan sektor swasta menargetkan pembangunan 100 unit hunian berukuran 6 x 6 meter. Setiap unit terdiri atas dua kamar tidur dan satu ruang serbaguna, yang diharapkan menjadi titik awal bagi warga untuk membangun kembali kehidupan pascabencana.

Program ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan hunian bagi sekitar 450 kepala keluarga yang terdampak, melalui konsep hunian papan kayu yang sederhana namun layak. Kepala Divisi Kemanusiaan Rumah Zakat, Al Razi Izzatul Yazid, Minggu (1/2/2026) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, di antaranya Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, BNPB, UGM, Kementerian Kehutanan, Bulaksumur Peduli, serta seluruh mitra kolaborasi Rumah Zakat.

“Saat ini telah berjalan 20 kelompok kerja yang melibatkan warga lokal dalam proses pembangunan hunian. Selain itu, kami juga memberdayakan para tukang olah kayu untuk memproduksi papan kayu sebagai bahan bangunan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam upaya pemulihan Aceh pascabencana.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Cabang Rumah Zakat Aceh, Riadhi, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia juga mengajak masyarakat luas untuk terus membantu warga terdampak bencana pada masa pemulihan, baik secara personal, komunitas, maupun melalui dukungan korporasi.(van)


News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update