Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Perkuat Karakter Santri, Jaksa Masuk Dayah Bersama Dinas Dayah dan Bank Aceh Hadir di Bustanul Ulum

Minggu, 23 November 2025 | 20.25 WIB Last Updated 2025-11-24T05:00:56Z
Langsa – Kejaksaan Tinggi Aceh bersama Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan Bank Aceh Syariah kembali melaksanakan program Jaksa Masuk Dayah di Dayah Bustanul Ulum, Alue Pinang, Langsa Timur, Kota Langsa, Sabtu 22 November 2025.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman santri tentang hukum serta meningkatkan literasi keuangan syariah, sehingga mereka siap menjadi generasi penerus yang berintegritas dan berwawasan luas.

Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Dayah Madrasah Ulumul Quran, Ustadz H. Samsuria, S.Ag., M.Pd.; Kasi Penkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H.; Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I, M.Pd.I; Pimpinan Cabang Bank Aceh Langsa, TM. Andika Putra; serta pengurus yayasan, para ustadz dan ustazah, dan ratusan santri.

Dalam sambutannya, Pimpinan Dayah menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa pemahaman hukum dan pengetahuan perbankan merupakan bekal penting bagi santri dalam menghadapi perkembangan zaman dan tantangan sosial di tengah masyarakat.

Materi inti disampaikan oleh Ali Rasab Lubis, S.H., yang menjelaskan konsep dasar hukum serta proses penegakan hukum mulai dari penyidikan hingga persidangan. Ia juga mengingatkan ancaman serius dari praktik judi online (judol) dan bullying yang marak terjadi di kalangan remaja.

“Sebagai calon pemimpin bangsa, santri harus menjaga diri dari perbuatan melanggar hukum. Judol dan bullying dapat merusak masa depan serta mencoreng nama baik lembaga pendidikan,” tegasnya.

Selanjutnya, tim dari Bank Aceh Syariah memberikan pemahaman mengenai pentingnya budaya menabung sejak dini dan mengenalkan produk-produk perbankan syariah. Materi ini diharapkan dapat menumbuhkan literasi keuangan berbasis nilai-nilai Islam.

Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I, M.Pd.I, menutup rangkaian materi dengan menjelaskan peran dinas dalam mendukung kemajuan dayah. Ia menegaskan bahwa Langsa dikenal melahirkan banyak ulama dan penceramah berkualitas, sehingga santri mesti menjaga tradisi itu melalui kedisiplinan dan kesungguhan dalam belajar.

Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus memberikan dukungan pembangunan infrastruktur dayah agar semakin profesional. “Santri harus taat aturan dan sungguh-sungguh menuntut ilmu. Itu adalah kunci keberhasilan,” pesannya.

Sebagai bentuk motivasi, para pemateri membagikan hadiah menarik kepada santri yang aktif bertanya dan mampu menjawab pertanyaan selama sesi diskusi.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama antara Kejaksaan Tinggi Aceh, Dinas Pendidikan Dayah Aceh, dan Bank Aceh Syariah dalam membina karakter serta meningkatkan kualitas generasi muda Aceh.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update