Banda Aceh - Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh kembali mengambil langkah maju dalam meningkatkan kualitas peradilan dengan meresmikan Badilum Learning Center (BLC) dan e-Eksaminasi. Acara peresmian yang berlangsung di Ruang Sidang Utama PT Banda Aceh pada Rabu, 24 September 2025 ini dibuka secara langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Nursyam, S.H., M.H. Rabu (24/9).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran pengadilan di bawah yurisdiksi PT Banda Aceh. Acara tersebut dihadiri oleh para Hakim Tinggi, Panitera Pengadilan Tinggi, Ketua Pengadilan, serta Panitera Muda dari seluruh wilayah Aceh. Kehadiran para pejabat ini menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan peradilan yang lebih profesional dan responsif.
Dalam sambutannya, Nursyam menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa kehadiran BLC dan e-Eksaminasi diharapkan mampu menjadi katalisator bagi peningkatan mutu putusan. "Saya berharap melalui Badilum Learning Center dan e-Eksaminasi ini akan lahir para hakim yang lebih berkualitas dalam membuat putusan-putusannya, serta juga akan melahirkan panitera-panitera yang andal dalam mempercepat proses administrasi peradilan," tegas Nursyam.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, mengingat pentingnya dampak yang akan dihasilkan. "Mengingat pentingnya kegiatan ini, saya minta Anda tekun mengikutinya," pesannya.
BLC Sebagai Tolok Ukur Pembinaan dan Promosi
Peresmian ini juga mendapat sambutan positif dari perwakilan Mahkamah Agung. Junaidi Jailani, yang mewakili Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung, menjelaskan bahwa BLC akan menjadi instrumen yang efektif, efisien, dan hemat biaya.
Ia menyatakan bahwa BLC tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga sebagai tolok ukur pembinaan, pengawasan, dan bahan pertimbangan bagi Tim Promosi dan Mutasi (TPM). Dengan adanya BLC, evaluasi kinerja hakim dan panitera dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan objektif, memastikan bahwa promosi dan mutasi didasarkan pada kompetensi yang nyata.
Kegiatan sosialisasi BLC dan e-Eksaminasi ini menghadirkan para pakar yang kompeten di bidangnya. Materi disampaikan oleh Hasanuddin, S.H., M.H. selaku Direktur Pembinaan Tenaga Teknis, Dr. Muhammad Luthfan Hadi Darus, S.H., M.H., serta Hakim Tinggi Irwan Efendi, S.H., M.H. dan Kamaluddin, S.H., M.H. Mereka berbagi pengetahuan dan wawasan mendalam mengenai implementasi kedua sistem ini, serta bagaimana sistem tersebut dapat dioptimalkan untuk menunjang kinerja peradilan.
Peresmian BLC dan e-Eksaminasi oleh PT Banda Aceh merupakan wujud nyata dari upaya modernisasi peradilan di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia, tetapi juga mempercepat proses peradilan dan menghasilkan putusan yang lebih berkualitas dan berkeadilan bagi masyarakat.