Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Danil Akbar Taqwadin lulus Doktor

Rabu, 22 November 2023 | 19.12 WIB Last Updated 2023-11-22T14:58:44Z
Bangi, Malaysia - “Benar. Saya baru dapat info dari Danil bahwa dia telah lulus ujian Doktor di Institute of Ethnic Studies Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Dia menulis disertasi dalam Bahasa Malayu dengan topik Gerakan Advokasi Sosial Pascakonflik di Aceh Indonesia; Kajian Kes Gabungan Pertumbuhan Masyarakat Sipil”, Demikian info yang kami terima dari Pak TW, panggilan akrab untuk Dr Taqwaddin, ayahanda Dr Danil Akbar Taqwadin.

Disertasi tersebut dibimbing oleh Prof Dr Kartini Aboo Thalib dan Prof. Madya Dr Ahmad Nidzamuddin Sulaiman. 

“Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada penyelia pertama dan penyelia kedua, yang telah banyak sekali membantu di dalam perbincangan mengenai tesis ini. Mereka dengan senang hati memberi pelbagai nasihat, dorongan serta sokongan untuk saya dalam menyelesaikan tesis (disertasi) ini”, ungkap Dr Danil Akbar Taqwaddin melalui WA dari Malaysia. Rabu (22/11).

Landasan berpikir saya menulis disertasi ini berangkat dari MoU Helsinki yang mengamanatkan perlunya upaya pengungkapan kebenaran atas keganasan yang dialami oleh warga korban konflik sebagai salah satu mekanisme keadilan transisi dalam pembangunan perdamaian pascakonflik di Aceh. Namun, menyadari besarnya hambatan dan hambatan untuk melaksanakan hal tersebut maka perlbagai elemen sipil menebuhkan suatu pakatan gerakan sosial yang dikenal dengan Koalisi Pengungkapan Kebenaran (KPK Aceh) untuk melakukan advokasi proses pengungkapan kebenaran tersebut. 

"Karena itu, kajian saya menguraikan bagaimana  dan menganilisis sejauhmana peranan Gerakan sosial KPK Aceh mengungkapkan kebenaran mangsa konflik Aceh berkesan”, tulis Dr Danil Akbar TW.

“Menulis dengan Bahasa Melayu sebagaimana diwajibkan di UKM merupakan kesulitan tersendiri bagi saya. Karena saat studi S1 dan S2 kami diwajibkan menulis skripsi dan tesis menggunakan Bahasa Inggris. Jadi, saya harus belajar khusus Bahasa Malayu untuk menyelesaikan disertasi ini. Makanya, saya menyelesaikan Program Doktor sampai 7 tahun, disamping kesulitan Bahasa juga karena kesibukan yang semakin meningkat”, ungkap Dr Danil Akbar TW, yang menyesaikan S1 dan S2 di Universiti Utara Malaysia (UUM). 

Sehari-hari Dr Danil Akbar TW dikenal sebagai Dosen FISIP UIN Ar-Raniry, penulis yang aktif, dan juga sebagai aktivis pemuda, yang saat ini mengemban posisi sebagai Sekretaris KNPI Aceh. Dari perkawinannya dengan Dokter Dessy Maulizar, Danil telah memiliki empat orang anak; tiga lelaki dan seorang perempuan.

News

×
Berita Terbaru Update