Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dengarlah Suara Remaja, 10 Desa Lingkar Remaja Kota Banda Aceh Adakan Kampanye Bersama

Rabu, 07 September 2022 | 08.42 WIB Last Updated 2022-09-07T01:42:33Z
Banda Aceh - Yayasan Aceh Hijau mendukung Lingkar Remaja Kota Banda Aceh dengan mengadakan kegiatan Kampanye Lingkar Remaja (Kekar) di area Car Free Day pada hari Minggu, 04 September 2022. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PEULARA kerjasama Yayasan Aceh Hijau dengan UNICEF dan Pemerintah Aceh. 

Aksi kampanye ini diinisiasi oleh Lingkar Remaja Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Forum Anak Kota Banda Aceh (FOKBA) yang bertujuan untuk menyuarakan pentingnya peran remaja dalam pembangunan serta mendorong semua pihak, baik Pemerintah maupun masyarakat untuk mendukung dan memberikan ruang kepada remaja untuk mengekspresikan dirinya, berkreasi serta bertumbuh mencapai potensi terbaiknya. 

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan keterlibatan remaja dalam ruang publik.
Aksi ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya, berbagi pesan kebaikan, diskusi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh dan beraktivitas di Pojok Melukis dan Mewarnai, games kelompok dan games tradisional. 

Dalam agenda pertama, sebanyak 138 remaja dari 10 desa yang terlibat berjalan secara berkelompok, menyebar mengitari area Car Free Day menjumpai orang-orang dewasa dan remaja sebaya untuk diberikan ‘pesan kebaikan’ dalam bentuk surat yang sudah dituliskan. 

Surat itu dibacakan langsung di hadapan pengunjung Car Free Day dan diberikan kepada orang tersebut untuk disebarkan kembali. 

Di sudut lain, sekelompok remaja dari Lingkar Remaja di desa-desa berbeda berdiskusi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, perwakilan DP3A Provinsi Aceh, perwakilan DP3AP2KB Kota Banda Aceh dan perwakilan UNICEF Aceh. 

Dalam diskusi tersebut, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, Amrina Habibi menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini dan mengharapkan kegiatan ini menjadi agenda rutinnya remaja. 

"Kegiatan seperti ini sangat bagus jika dilakukan secara rutin. Semakin banyak remaja yang berkegiatan di ruang publik, maka semakin banyak pula remaja yang terlatih kecakapan mereka dalam berkomunikasi. Saya berharap kedepannya, adik-adik Lingkar Remaja bisa punya pojok permanen di area Car Free Day ini.” tuturnya.

Senada dengan perwakilan DP3A, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Lukman sangat mengapresiasi kegiatan ini serta mengharapkan adanya sinergi antar remaja dan dan program Dinas Kesehatan di tingkat desa untuk meningkatkan promosi kesehatan di masyarakat. 

“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Kegiatan ini sangat positif bagi remaja untuk melatih rasa percaya diri dan keberaniannya dalam berkomunikasi dan menyampaikan ide. Selain itu, saya juga ingin melihat bagaimana program-program Kesehatan di desa bisa di sinergikan dengan remaja. Karena saya percaya bahwa remaja bisa berperan aktif untuk mempromosikan kesehatan ke masyarakat, terutama kepada teman sebaya”. ujarnya.

Setelah berdiskusi, para remaja menyebar dan berkegiatan di pojok masing-masing, ada yang mewarnai, bermain games kelompok ataupun mencoba berbagai jenis permainan tradisional seperti enggrang, bakiak dan lain sebagainya.

Pada penutupan kegiatan, Project Manager program PEULARA, Maulina Sari menyampaikan rasa bangganya kepada remaja dan fasilitator yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sangat luar biasa. 

“Saya merasa sangat bangga dengan adik-adik remaja dan fasilitator yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Hal ini tentu bukan proses yang sebentar, melainkan proses luar biasa untuk mempersiapkan adik-adik dan melatih keberanian mereka untuk bisa terlibat aktif seperti hari ini. Selain itu, adik-adik remaja juga sangat antusias dan luar biasa, terutama saat berbagi pesan kebaikan. Harapan saya, semangat ini terus dipupuk agar lebih banyak aksi-aksi positif lainnya yang akan terwujud”. tutupnya.
×
Berita Terbaru Update