Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ketatnya Pasokan Cabai Merah dorong Kenaikan Harga Cabai Merah

Kamis, 16 Juni 2022 | 08.05 WIB Last Updated 2022-06-16T05:52:37Z
Banda Aceh – Dalam tiga minggu terakhir, harga cabai merah tercatat mengalami lonjakan sampai dengan 77%. Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), pada akhir bulan Mei 2022, harga cabai merah masih berada di sekitar Rp51.350, Rabu (15/06/2022).

Terhadap terjadinya lonjakan harga terutama cabai merah keriting Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Achris Sarwani menyatakan, bahwa meningkatnya harga beberapa bahan pokok terutama cabai merah sangat signifikan jika dibandingkan dengan harga per tanggal 15 Juni 2022 yang sudah berada di angka sekitar Rp91.150.

"Berdasarkan hasil pantauan harian, peningkatan harga terutama terjadi di Kota Banda Aceh yang mana per tanggal 15 Juni 2022 sudah mencapai Rp98.750, kemudian di beberapa titik pasar di Lhokseumawe sebesar Rp84.750 dan Rp60.250 bahkan Aceh Barat," ujarnya.

Ia menjelaskan tentunya kendala ketersediaan pasokan diduga menjadi penyebab utama peningkatan harga cabai merah. Berdasarkan wawancara kepada beberapa pedagang di Pasar Ulee Kareng Banda Aceh, dimana pedagang menyatakan persediaan cabai merah mulai menipis dan pasokan yang diterima lebih sedikit dari biasanya.

"Selain itu, pedagang juga menyampaikan bahwa persediaan yang didapat berasal dari luar Aceh, yaitu Sumatera Utara. sedangkan, di Sumatera Utara sendiri, pasokan cabai merah mulai menipis karena masa panen di sejumlah sentra produksi sudah habis." tuturnya.

Memang masa panen cabai merah di Sumut diperkirakan baru akan dimulai bulan Agustus 2022 dengan masa puncaknya pada September 2022.

Achris Sarwani juga menambahkan, tentang kenaikan harga cabai merah juga terjadi di Lhokseumawe. Harga cabai merah di Pasar Inpres Lhokseumawe, Aceh, menembus Rp 84.500 per kilogram. 

"Disebabkan karena produksi lokal Cabai Merah di Aceh juga terganggu akibat cuaca buruk, panasnya suhu udara, sering terembus angin dan kemarau telah menjadi ancaman terhadap pertumbuhan tanaman cabai," pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update