Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sekda Aceh: Serahkan SK Langsung adalah Bentuk Apresiasi dan Memangkas Birokrasi

Jumat, 20 Mei 2022 | 15.37 WIB Last Updated 2022-05-20T08:37:49Z
LHOKSEUMAWE – Penyerahan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja secara langsung adalah bentuk apresiasi Pemerintah Aceh kepada para guru yang ada puluhan tahun mengabdi serta sebagai salah satu upaya memangkas birokrasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, dalam sambutannya, usai membagikan SK langsung kepada sebanyak 499 ASN P3K yang selama ini mengabdi di Lhokseumawe, Aceh Utara dan Bireuen, di Aula SMAN Modal Bangsa Arun, Kamis (19/5/2022).

“Penyerahan SK langsung ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi bapak ibu selama ini. Saya ingin bertatap muka langsung dengan bapak dan Ibu penerima SK. Selain itu, penyerahan SK langsung ini juga salah satu upaya memangkas birokrasi, jika bapak dan ibu harus ke Banda Aceh, maka akan ada biaya transportasi dan akomodasi yang harus dikeluarkan,” ujar Sekda.

Sekda mengajak para penerima SK untuk bekerja lebih giat dan selalu berupaya untuk mempermudah orang lain. “Prinsip Saya adalah ingin mempermudah orang lain, oleh karena itu SK ini selalu Saya serahkan langsung kepada bapak ibu semua, sama seperti penyerahan SK Pensiun dan SK Kenaikan Pangkat kepada para ASN, yang juga telah kita lakukan beberapa tahun ini.”

Dalam arahannya, Sekda juga menyemangati para Cekgu, dengan menegaskan bahwa profesi guru adalah salah satu dari tiga amalan yang tak akan terputus pahalanya.

“Sesuai Sabda Rasulullah, bahwa ada tiga amalan yang akan terus diganjar pahala oleh Allah, meskipun seseorang tersebut telah meninggal dunia, yaitu Anak yang Saleh, sedekah jariah dan ilmu yang bermanfaat. Maka meskipun tugas bapak dan ibu berat tapi percayalah Allah akan mengganjarnya dengan pahala yang berlimpah, karena kesehariannya selalu diisi dengan membagikan ilmu yang bermanfaat kepada anak didik,” kata Sekda.

Berbeda dengan lokasi penyerahan sebelumnya, hari ini Sekda juga menyerahkan cinderamata dari Perta Arun Gas kepada para ASN P3K dengan masa pengabdian paling lama, yaitu kepada Tarmizi (59 thn) Guru SMAN Modal Bangsa Arun dengan masa pengabdian 33 tahun 3 bulan. Selanjutnya Raja Ernawati Hermawini Hasibuan (48 thn) Guru SMAN 1 Peudada Bireuen dengan masa pengabdian 20 tahun 10 bulan dan Muhammad Isa (56 tahun) Guru SMA Baktiya Aceh Utara dengan Masa kerja 16 tahun 8 bulan.

Tarmizi sebagai ASN penerima SK P3K dengan masa pengabdian paling lama, mengaku saat bersyukur karena menerima SK langsung dari Sekda Aceh.

“Alhamdulillah, hari ini Saya menerima SK langsung dari Pak Sekda. Hari ini saya benar-benar bahagia. Terima kasih Pak Gubernur, terima kasih Pak Sekda,” ujar Tarmizi.

Untuk diketahui bersama, tujuh bulan lagi, Cekgu kelahiran tahun 1962 ini akan mengakhiri masa baktinya. Tarmizi berharap rekan seprofesinya bisa segera mendapatkan SK seperti dirinya dan para penerima SK hari ini.

“Saya berharap teman-teman lainnya bisa segera menerima SK seperti saya hari ini. Sekali lagi, terima kasih saya sampaikan kepada Pak Gubernur dan Pak Sekda. Semoga Bapak tetap sehat dan selalu sukses dimanapun beraktivitas,” pungkas Cekgu Tarmizi.

Sebagaimana diketahui , sejak kemarin (18/5) Sekda juga menyerahkan SK langsung kepada sebanyak 337 guru SMA, SMK dan SLB, yang selama ini mengabdi di Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara, di Aula Universitas Gajah Putih.

Sementara itu, pada Selasa (17/5) Sekda Aceh menyerahkan SK ASN P3K kepada 297 guru SMA, SMK dan SLB, di Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam dan Aceh Singkil. Sehari sebelumnya, (Senin, 16/5) Sekda Aceh juga telah menyerahkan SK P3K kepada sebanyak 481 guru asal Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Aceh Jaya, Pidie dan Pidie Jaya, di Anjong Mon Mata, komplek Meuligoe Gubernur Aceh.

Prosesi penyerahan SK kepada ASN P3K masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan di sejumlah kabupaten/kota lainnya di Aceh.

×
Berita Terbaru Update