Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

BSI Region Aceh Tetap Berikan Layanan Kepada Masyarakat Aceh Selama Libur Panjang Idul Fitri

Jumat, 29 April 2022 | 04.37 WIB Last Updated 2022-04-29T04:05:21Z
Banda Aceh - Bank Syariah Indonesia (BSI) Region Aceh tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama libur panjang hari raya Idul Fitri dan cuti bersama dari 7 April hingga 9 Mei 2022, hanya saja dengan operasional terbatas.

“Alhamdulillah kami sudah mempersiapkan diri memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Aceh selama libur Idul Fitri dan cuti bersama,” kata CEO BSI Regional I Aceh Wisnu Sunandar kepada wartawan, di Banda Aceh, Kamis (28/4).

Wisnu mengatakan bahwa sebanyak 690 ATM BSI se Aceh tetap bisa melakukan transaksi setor tunai, ditambah lagi dengan adanya BSI Smart agen sebanyak 8.435 agen yang ada di seluruh Aceh, dan juga bisa melayani setor tarik tunai.

Dari 690 ATM tersebut, uang yang disiapkan selama libur itu sebanyak Rp 860 miliar, diharapkan jumlah ini cukup membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat Aceh.

“Jadi 690 ATM kami siap memberikan pelayanan setor tarik tunai kepada seluruh nasabah, di tambah lagi dengan BSI smart agen sebanyak 8.435 agen yang ada di Aceh melayani setor tarik tunai,” ujarnya.

Selain itu, kata Wisnu, BSI juga memberikan pelayanan operasional terbatas sesuai dengan izin OJK, dengan 38 outlet yang akan buka sejak tanggal 29 April sampai 6 Mei 2022.

Dari 38 outlet itu, akan ada pelayanan penebusan di BBM Pertamina, dan juga pelayanan payroll gaji ASN kementerian vertikal serta pensiunan.

“Outlet kita itu tersebar di tiga area yaitu Kota Banda Aceh, Lhokseumawe dan Meulaboh. Jam layanan mulai dari pukul 08.00 WIB sampai 14.00 WIB,” tuturnya.

Selama pelayanan terbatas ini, lanjut Wisnu, nasabah dapat melakukan setor tunai, namun tidak dapat melakukan proses cliring karena Bank Indonesia tutup, sehingga baru dapat dilaksanakan kembali pada 9 Mei 2022. 

"Selain itu, pastikan selalu menggunakan sistem cashless saat transaksi mengikuti anjuran Bank Indonesia untuk meminimalisir peredaran uang tunai di masyarakat serta tindak kriminal sekitar." terangnya.(Red)

×
Berita Terbaru Update