Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sekda Aceh Dihadiahi Kerawang Gayo dari Siswa SMKN 1 Takengon

Selasa, 15 Maret 2022 | 22.09 WIB Last Updated 2022-03-15T15:09:48Z
Aceh Tengah – Usai mengikuti dzikir dan do’a rutin, Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah mendapat hadiah baju kemeja motif Kerawang Gayo, yang akan dijahit langsung oleh Zakiah Ulfa, salah seorang siswa kelas XII Tata Busana, SMKN 1 Takengon. Sebagaimana diketahui, karena sedang melakukan kunjungan kerja di Aceh Tengah, hari ini Sekda mengikuti dzikir dan do’a rutin di Aula SMKN 1 Takengon, Selasa (15/3/2022).

“Kami sangat senang jika diizinkan membuat sebuah baju kemeja motif Kerawang Gayo untuk Bapak Sekda. jika bapak berkenan, izinkan saya mengukur,” ujar Zakiah Ulfa

Sekda tak kuasa menolak, saat Zakiah menyampaikan keinginannya. Tanpa basa basi, Sekda langsung berdiri dan Zakiah dengan sigap mengukur dengan teliti. Zakiah adalah satu dari sekian banyak contoh sukses siswa SMKN 1 Takengon, yang berhasil mengembangkan kemampuan dirinya setelah dibina dan mendapatkan pendidikan di SMK tersebut.

Sebelumnya, dalam testimoninya Zakiah menyampaikan sejumlah prestasi pernah diraih, di antaranya meraih Medali Perak pada Lomba Gerakan Literasi Sekolah Katagori Sudut Baca Jenjang SMK Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2021. Zakiah juga pernah menjabat sebagai ketua OSIS SMKN 1 Takengon pada Periode 2020/2021.

“Membuat gaun adalah salah satu skill yang saya miliki. Saat ini saya didukung oleh keluarga melalui bantuan modal usaha untuk membuka bisnis di bidang Fashion di Takengon dan akan melibatkan sesama alumni Tata Busana untuk memajukan dunia fashion yang akan menjadi salah satu brand terkemuka di Aceh. Mohon doa bapak dan ibu sekalian. Terima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah dan Seluruh Guru SMK Negeri 1 Takengon atas dukungan dan bimbingannya selama ini,” kata Zakiah.

Sementara itu, Magfirah, Alumni SMKN 1 Takengon juga menyampaikan testimoni tentang manfaat yang didapat selama mengenyam pendidikan di SMK dan telah dipraktikkan dalam kehidupan pasca lulus sekolah.

“Sejak tamat SMK tahun 2017 di jurusan Tata Busana. Keluarga mendukung saya sepenuhnya untuk membuka usaha di bidang Fashion dan alhamdulillah saat ini saya sudah memiliki 2 karyawan yang merupakan alumni Tata Busana. Pada tahun 2021 saya memperoleh juara 1 dalam ajang Festival Hijabers se-Kabupaten Aceh Tengah,” ujar Magfirah.

Dari hasil usahanya, Magfirah mengaku mendapat omzet perbulan sebesar Rp3 juta hingga Rp6jt.

“Terimakasih kepada para guru saya yang luar biasa telah membimbing hingga saya bisa berhasil. Saya berharap kepada adik-adik untuk masuk SMK, karena kita akan mendapatkan pendidikan skill sesuai passion kita. SMK Bisa SMK Hebat!” kata Magfirah.

Tak hanya siswa dan alumni, guru juga mendapat kesempatan menyampaikan testimoni, salah satunya adalah Adisti Amelua, Guru Produktif Bisnis Daring dan Pemasaran SMKN 1 Takengon.

Adisti mengungkapkan, masa kerja dirinya di SMK Negeri 1 Takengon selama 10 Tahun sebagai guru kontrak. Saat ini Adisti menjabat sebagai ketua BKK SMK Negeri 1 Takengon, sebagai guru produktif Bisnis Daring Pemasaran.

“Alhamdulillah, siswa Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran yang saya bimbing telah memiliki penghasilan sendiri. Sejak masih duduk di bangku sekolah dari kelas XI dan alumni tahun 2021 sebanyak 18 orang sudah Bekerja di Beberapa retail yang ada di Takengon dan Bireuen melalui Bursa Kerja Khusus SMK Negeri 1 Takengon,” kata Adisti.

Selama ini, Adisti telah mengikuti beberapa pelatihan diantaranya Magang guru pada Suzuya Mall Bireuen, Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva, Pelatihan Menjadi wirausaha Sukses, dan beberapa Webinar penggunaan aplikasi dalam pembelajaran diantaranya G Sites dan Bisnis Model Canvas.

Selanjutnya, Produk Kewirausahaan Unggulan yang sudah dikembangkan bersama siswa diantaranya sabun Kopi, Sabun Cuci Piring, Pupuk Kompos, Aneka Makanan dan Minuman, Jasa Jahit Pakaian dan Jasa Salon Kecantikan yang dipasarkan melalui Media sosial dan marketplace yang berafiliasi dengan e-commerce terkemuka di Indonesia.

“BKK SMK Negeri 1 Takengon terus berkomitmen kedepannya dalam menyalurkan para alumni sehingga dapat diterima bekerja sesuai dengan keahlian yang dimiliki. SMK Bisa SMK Hebat, Vokasi Kuat Menguatkan Indonesia,” pungkas Adisti.

Sementara itu, Hajarus Salam, selaku Kepala Sekolah SMK N 1 Takengon menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya saat ini memiliki 36 Rombel, 90 guru, dan 1.139 siswa.

“SMKN 1 Takengon didirikan pada tanggal 25 November 1963 di Desa Blang Kolak I Kecamatan Bebesen – Takengon. Tahun 2021 meluluskan 380 orang. Program unggulan di sekolah kami adalah Teaching Factory, Bursa Kerja khusus SMK, penyelarasan kurikulum dengan DUDIKA, produk kreatif kewirausahaan, Pembinaan karakter siswa dan anti perundungan dan ramah anak.

Dalam kesempatan tersebut, Riski Akbar Aditya, siswa kelas 10 jurusan perbankan syariah SMKN 1 Takengon, juga menyampaikan testimoni. Remaja berusia 15 tahun ini mengaku bersyukur mengikuti vaksinasi covid-19, karena dirinya mendapat bonus Umrah.

“Saya sangat senang dan bersyukur ikut vaksinasi covid-19. Alhamdulillah, saya dapat tiket Umrah dari Polda Aceh. Dan, hari ini bersama rombongan Polda Aceh saya akan berangkat ke tanah suci,” ujar Riski.

Seperti biasa, usai dzikir dan do’a rutin ASN jajaran Pemerintah Aceh. Hari ini, Sekda menyapa BPR Mustaqim Peunayong, SMAN 3 Karang Baru, SMKN 1 Simpang Kanan, SLB Kute Panang, SMAN 1 Darul Imarah. Sekda juga sempat berkunjung ke beberapa ruang kelas, di SMKN 1 Takengon.
×
Berita Terbaru Update