Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dua pecatur Banda Aceh pimpin Catur Aceh Open 2022 di Sigli

Kamis, 03 Maret 2022 | 15.00 WIB Last Updated 2022-03-03T08:02:01Z
Atlet mengikuti kejuaraan Catur Aceh Open 2022 di Sigli, Kabupaten Pidie, Kamis (3/3/2022). (Foto Pengprov Percasi Aceh).
Sigli
- Dua pecatur Kota Banda Aceh memimpin klasemen sementara hingga putaran kelima kejuaraan Catur Aceh Open 2022 yang berlangsung di Sigli, Kabupaten Pidie

Technical Delegate Kejuaraan Catur Aceh Open 2022 Qamaruzzaman Haqny di Sigli, Kamis (3/3/2022), mengatakan kedua pecatur Kota Banda Aceh itu yakni Hunter Chalid dan Master Fide (MF) Zulkhairi.

"Kedua pecatur tersebut hingga putaran atau babak kelima sudah mengumpulkan masing-masing 5 MP (Match Poin) dari hasil lima kali kemenangan tanpa terkalahkan," kata Qamaruzzaman Hagny.

Di babak kelima, lanjut Qamaruz, pecatur Kota Banda Aceh Hunter Chalid berhasil mengalahkan Marzuki Tarigan dari Aceh Tengah. Begitu juga MF Zulkhairi, mengalahkan Master Nasional (MN) Irwandi dari Aceh Tengah.

Selain kedua pecatur PORA tersebut, Rezi Firnanda juga dari Kota Banda Aceh membayangi dengan 4.5 MP. Sedangkan Marzuki Tarigan yang sebelumnya di babak keempat memimpin peringkat sementara, turun ke posisi ke empat dengan 4 MP.

Sementara, posisi ke lima diraih Erwinsyah, pecatur tuan rumah Kabupaten Pidie Serta MN Irwandi dari Kabupaten Aceh Tengah di posisi ke enam, yang sama meraih 4 MP, kata Qamaruzzaman Hagny.

"Di babak keenam sore ini,  Hunter Chalid dan MF Zulkhairi saling bertemu. Pemenang partai tersebut dipastikan akan memimpin peringkat sementara kejuaraan Catur Aceh Open 2022 yang akan berlangsung hingga 6 Maret mendatang," kata Qamaruzzaman Hagny.

Qamaruzzaman Haqny yang juga Ketua Harian Pengurus Provinsi Percasi Aceh Itu mengatakan kejuaraan Catur Aceh Open 2022 berlangsung 10 babak. Kejuaraan yang digelar sejak 28 Februari 2022 diikuti 122 pecatur dari seluruh Provinsi Aceh.

Kejuaraan Catur Aceh Open 2022, kata Qamaruzzaman Haqny, memperebutkan hadiah berupa uang tunai dengan total Rp60 juta. Kejuaraan tersebut menjadi ajang uji coba bagi atlet catur yang telah lolos Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2022 yang juga akan digelar di Kabupaten Pidie, November datang.

"Selain uji coba, kejuaraan ini juga menjadi ajang untuk memantau atlet catur yang akan disiapkan ke PON 2024. Apalagi Aceh menjadi tuan rumah pada PON 2024 bersama Sumatera Utara," kata Qamaruzzaman Hagny.(Red)

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update