Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

BPN Sertifikasi Ribuan Hektare Lahan untuk eks Kombatan GAM Selama 2021

Kamis, 09 Desember 2021 | 21.08 WIB Last Updated 2021-12-09T14:08:33Z
Banda Aceh - Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan penyertifikatan lahan untuk eks kombatan GAM seluas 641 hektare pada tahun 2021.

Koordinator Kelompok Substansi Tanah Komunal, Hubungan Kelembagaan dan PPAT Kanwil BPN/ATR Aceh, Fery Irwanda mengatakan, ratusan lahan tersebut berada di Aceh Utara dan Pidie Jaya.

“Tanah untuk kombatan GAM untuk 2021 ada 4 bidang, di Aceh Utara dan Pijay, targetnya ada 12 bidang, tapi 4 yang bisa kita lakukan. Ini info terakhir yang saya dapatkan,” kata Fery dalam Coffee Morning di Kanwil BPN Aceh, Kamis (9/12/2021).

Fery merincikan bahwa 641 hekatare lahan itu masing-masing berada di Pidie Jaya seluas 441 hektare dan Aceh Utara 200 hektare.

“Jadi kawasan ini bidang boleh kecil, tapi luasannya itu di Pijay 441 hektare dan di Aceh Utara 200 hektare,” sebut Fery.

Ia menambahkan, BPN melalui kantor wilayah di Aceh telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik untuk eks kombatan GAM.

Upaya ini, kata dia, akan terus berlanjut di tahun 2022 mendatang, sebagai bentuk wujud dari perdamaian antara GAM dengan RI.

Selain untuk eks kombatan GAM, tambah Fery, BPN Aceh juga ikut terlibat dalam sejumlah terobosan lainnya, termasuk pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol.

Fery menyebutkan, pembebasan lahan jalan tol Trans Sumatera itu sudah mencapai angka 97 persen.

“Terkait pengadaan tanah, 97 persen terkait dengan pengadaan tanah. Kalau pembangunan jalan fisiknya sekitar 70-an persen,” ucap Fery.

Sementara, Kasubbag Umum dan Humas Kanwil BPN Aceh, T. Alamsah mengimbau kepada masyarakat yang memiliki lahan untuk segera mengurus sertifikat di kantor pertanahan di masing-masing wilayah.

Kanwil BPN Aceh, kata Alamsah, selalu melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya memiliki sertifikat tanah.

“Kami selalu menyampaikan kepada masyarakat, supaya masyarakat yang belum membuat sertifikat, minimal mendaftar dulu ke kantor pertanahan di semua wilayah di Aceh,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Alamsah juga menyampaikan bahwa silaturahmi dengan para wartawan merupakan bentuk wujud kepedulian Kanwil BPN Aceh bagaimana pentingnya menjaga hubungan silaturahmi.

“Kita pihak BPN dengan bapak ibu dari media supaya terjaga hubungan silaturahmi dan ada hal-hal nantinya saling komunikasi. Saya pikir itu yang paling utama, saling komunikasi, terjaga hubungan kami dengan media,” demikian Alamsah. (Red)
×
Berita Terbaru Update