Breaking News

Konsumen Kembali Optimis Seiring Penurunan Kasus Covid-19 Jelang Akhir Tahun

Banda Aceh
 - Survei Konsumen Bank Indonesia Provinsi Aceh pada November 2021 mengindikasikan bahwa optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi mengalami peningkatan. 

"Hal tersebut seiring dengan penurunan kasus Covid-19 di Provinsi Aceh menjelang akhir tahun dan didukung oleh optimisme perekonomian secara nasional." Ungkap Achris Sarwani, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Kamis (18/11).

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan November 2021 mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya. 

"Indeks Keyakinan Konsumen pada bulan ini tercatat sebesar 107,4 atau naik dibandingkan bulan Oktober 2021 yang tercatat sebesar 100,9. IKK yang kembali menunjukkan optimisme ini disebabkan oleh pulihnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat ini (IKE) sebesar 91,4 atau naik dibandingkan IKE bulan Oktober sebesar 85,1." terangnya.

Selain itu, kenaikan IKK juga dipengaruhi oleh Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mengalami kenaikan dan kembali ke level optimis pada bulan November 2021 sebesar 123,3 atau naik dibandingkan bulan Oktober 2021 yang tercatat sebesar 116,7.

Peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) dipengaruhi secara kuat oleh keyakinan konsumen yang naik terhadap jumlah ketersediaan lapangan kerja saat ini. 

Achris menjelaskan, Indeks keyakinan konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja periode November 2021 tercatat sebesar 74,9 atau naik secara signifikan dibandingkan periode Oktober 2021 sebesar 67,1. 

Sementara itu, komponen IKE yang lain yaitu indeks keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini menunjukkan perbaikan menjadi 92,3 dari sebelumnya 78,9 pada Oktober 2021. 

Di sisi lain, indeks keyakinan konsumen terhadap pengeluaran konsumsi barang-barang tahan lama tercatat masih optimis menurun ke di level 107,1 meski sedikit menurun dari periode sebelumnya sebesar 109,4. 

Selain IKE yang membaik, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mencerminkan ekspektasi konsumen terhadap kondisi perekonomian 6 bulan mendatang juga mengalami peningkatan. IEK bulan November 2021 tercatat sebesar 123,3 yang mengalami peningkatan dibandingkan IEK bulan Oktober sebesar 116,7. 

"Peningkatan Indeks Ekspektasi Ekonomi (IEK) dipengaruhi oleh perkiraan konsumen terhadap penghasilan dan perkiraan ketersediaan lapangan kerja yang akan membaik pada periode 6 bulan mendatang." tuturnya.

Sementara itu, konsumen juga memiliki optimisme bahwa kondisi kegiatan usaha secara umum pada periode 6 bulan mendatang akan mengalami perbaikan. 

Survei Konsumen merupakan survei bulanan yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi AcehBank Indonesia. Survei dilaksanakan terhadap 350 rumah tangga sebagai responden (stratified random sampling) di Kota Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe. 

"Indeks dihitung berdasarkan metode balance score (net balance + 100) yang menunjukkan bahwa jika indeks di atas 100 berarti optimis dan di bawah 100 berarti pesimis." tutupnya.(Red)