Breaking News

Bank Indonesia Bersama BNNP Aceh Luncurkan Program GETS, Ini Tujuannya

Lhokseumawe - Dalam rangka upaya untuk mendukung Program Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), KPwBI Lhokseumawe berkolaborasi dengan BNN Provinsi Aceh dan BNN Kota Lhokseumawe melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui wadah Generasi Emas Teman Sebaya (GETS). Program GETS secara resmi diluncurkan, di Aula Lantai 3, Gedung Utama, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Rabu (17/11).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Aceh Achris Sarwani yang hadir secara virtual, Kepala BNNP Aceh Brigjend Heru Pranoto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Yukon Afrinaldo, Sekretaris Daerah Lhokseumawe, unsur Forkopimda Lhokseumawe, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara, Pimpinan Perbankan dan seluruh Kepala BNNK di seluruh Aceh serta jajaran. 

Dalam pembukaan kegiatan tersebut Achris Sarwani mengatakannya, Kolaborasi ini menargetkan siswa Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) yang duduk di Kelas 1 sehingga memiliki masa keikutsertaan yang panjang.
Ia juga menjelaskan GETS bertujuan untuk memberdayakan pelajar melalui sosialisasi/edukasi dan capacity building agar dapat berperan aktif dalam rangka pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan sebagai agen untuk diseminasi wawasan terkait Program Bank Indonesia. 

"Terdapat 3 hal penting yang menjadi perhatian BI terhadap pembentukan GETS Aceh, yang Pertama Mewujudkan generasi emas yang berkualitas untuk Indonesia Maju 2045 di tingkat SMA (remaja) yang SEHAT (karena bebas yg merusak-obat/narkoba dan lain-lain." ujar Achris.

Kedua BI berusaha untuk memperluas mitra/stakeholders, saat ini BI baru memiliki di level Perguruan Tinggi. Melalui GETS maka BI akan memiliki mitra/stakeholders binaan di level remaja SMA yang menjadi target untuk pengenalan CBP, skill ekonomi kreatif, ekonomi digital, dan mendorong terbentuknya optimisme dan budaya produktif sejak dini.

"Ketiga Inisiasi model Program GETS yg dimulai dari Aceh (ujung barat NKRI) dapat menjadi embrio bagi daerah lain serta nasional untuk bersama secara serentak di seluruh Indonesia menyiapkan generasi yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Maju." tuturnya.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe dalam pembukaan acara tersebut mengatakan, pelaksanaan Program GETS, dimulai dari cikal bakal inspirasi GETS dan  pelaksanaan GETS ke depannya. Program GETS bertujuan untuk menyiapkan generasi muda yang berwawasan luas, produktif, memiliki moral yang baik dan tentu saja bebas dari Narkoba. 

"Hal tersebut dinilai penting mengingat Indonesia akan memiliki bonus demografi di tahun 2030 hingga 2045 sebagai puncaknya, dimana pada rentang waktu tersebut usia produktif menyumbang 65-70% dari total populasi. Generasi-generasi tersebut yang harus dijaga." tuturnya.
Sementara Heru Pranoto dalam arahannya juga menekankan bahwa Program GETS merupakan program yang berkelanjutan. GETS sangat penting mengingat anak-anak SMA merupakan usia yang rawan dalam penyalahgunaan Narkoba. Para Mitra GETS yang hadir saat ini merupakan anak-anak pilihan yang terpilih dari seluruh SMA/K sederajat dari Aceh. 

"Para Mitra GETS diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing. Melalui GETS, para Mitra akan mendapatkan pelatihan, pemberdayaan dan capacity building terkait dengan wawasan program P4GN dan tugas dan fungsi Bank Indonesia, antara lain mencakup program edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, QRIS, dan program BI & BNN lainnya." Pungkasnya.