Breaking News

Diskominfotik Paparkan Perkembangan Smart City tahun 2021, Wali Kota Mengapresiasi

Banda Aceh - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Banda Aceh Fadhil, S.Sos, MM memaparkan perkembangan smart city Kota Banda Aceh tahun 2021 di hadapan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, S.E, Ak, MM di Pendopo setempat, Kamis (7/9/2021).

Kadis Diskominfotik turut didampingi sekretaris Taufik Mauliansyah dan Kepala Bidang Hubungan Media dan Penyelenggaraan Smart City Rahmat Kadafi, dan turut hadir Kabag Perekonomian Nella Vanessa, Kepala Bappeda Weri, Dirut PT. LKMS MMS Hanansyah, Kepala Dinas Pariwisata Iskandar, Kadis PUPR Jalaluddin dan tamu undangan lainnya.

Dalam pemaparannya, Fadhil menjelaskan Pencapaian smart city Kota Banda Aceh dapat diwujudkan berdasarkan 6 dimensi smart city yakni dimensi smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart environment.

"Salah satunya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan dan partisipatif maka Pemko Banda Aceh telah meningkatkan layanan publik, seperti layanan e-lapor, Walikota menjawab, perizinan, open data, command center dan SEKEJAP," kata Fadhil.

"Hal ini tentunya menjawab visi Smart city Kota Banda Aceh untuk menjadikan Kota Banda Aceh menjadi kota pintar islami yang inovatif dan kompetitif," tambahnya.

Adapun maksud dan tujuan pemaparan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan smart city kota Banda Aceh saat ini dan sebagai bahan Wali Kota Banda Aceh dalam menghadiri undangan dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dengan tema Membangun Ekosistem Smart City Berkelanjutan Bagi Penanggulangan Pandemi yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 13-15 Oktober mendatang.

Setelah pemaparan, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengapresiasikan hasil rangkuman perkembangan smart city di Kota Banda Aceh. Hal ini telah menjawab semua hasil kerja selama kepemimpinan Aminullah-Zainal.

Fadhil menjelaskan bahwa Ada beberapa keinginan Wali Kota Banda Aceh untuk ditambahkan ke dalam paparan tersebut, seperti kebersihan dan pariwisata jadi branding smart city Kota Banda Aceh, namun hal tersebut sudah dicakup oleh Program E-Berindah DLHK3 dan Charming Banda Aceh Dinas Pariwisata.

Juga untuk semua layanan, kuliner dan sebagainya bisa tersedia di satu portal/website sehingga masyarakat/wisatawan tinggal klik apa yang ingin ditemukannya di Banda Aceh melalui portal/website tersebut.

"Dimana hal tersebut juga sudah dirangkum dalam Grand Design Banda Aceh Command Centre yang lagi dikembangkan," tutupnya.(Red)