Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dayah Perbatasan Manarul Islam Harus Menjadi Pelopor Gerakan BEREH

Minggu, 31 Oktober 2021 | 16.25 WIB Last Updated 2021-10-31T09:25:17Z
KUALA SIMPANG – Pemerintah Aceh meminta agar Dayah Perbatasan Manarul Islam menjadi pelopor gerakan BEREH, sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih serta mampu mendukung terwujudnya proses belajar mengajar yang maksimal .

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri, SAg, MH melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Azhari, SAg, MSi pada penyerahan SK dan pengambilan sumpah tenaga kontrak untuk tenaga administrasi dan tenaga teknis Dayah Perbatasan Manarul Islam Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Rabu 27 Oktober 2021 lalu.

“Pemerintah Aceh sangat menaruh perhatian terhadap Dayah Perbatasan, salah satunya Dayah Perbatasan Manarul Islam ini. Selain sebagai benteng untuk menghadang pendangkalan akidah, dayah yang terletak pada pintu gerbang perbatasan Aceh-Sumut ini juga menandakan wajah Aceh secara general,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Azhari.

Selain sebagai proteksi pendangkalan akidah, Dayah Perbatasan Manarul Islam juga diharapkan menjadi pelopor gerakan BEREH. Menurutnya, segala sesuatu harus dimulai dengan jiwa yang bersih. Kebersihan dayah juga mencerminkan lambang peradaban Aceh yang kental dengan implementasi Syariat Islam.

“Segala perbuatan itu dimulai dari pikiran yang bersih dan jernih. Mari kita mulai dengan hati yang bersih untuk dapat berbenah sehingga dayah menjadi lebih bersih, rapi, estetis dan hijau,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Azhari, S.Ag yang turut didampingi Plh Kepala UPTD Dayah Perbatasan dan MUQ, Drs. Muhammad Nas, MA.

Azhari menambahkan, dalam kaitan gerakan BEREH, setiap guru dan santri harus diajak untuk menjaga kebersihan, kerapian serta keindahan, juga penghijauan. Namun yang terpenting dari semua, kuncinya adalah akhlak yang mulia.

“Semoga program BEREH yang dipelopori oleh Pemerintah Aceh senantiasa diterapkan dengan baik di sini. Sehingga ke depannya santri dan guru Dayah Perbatasan Manarul Islam ini menjadi contoh yang baik kepada dayah lainnya,” pungkas Azhari.
×
Berita Terbaru Update