Breaking News

Dukung Pernyataan Kadisdik Aceh, Ketua YKIM Aceh : Itu Sudah Tepat dan Sangat Mendukung

Banda Aceh - kepala sekolah Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh Alhudri menyampaikan kepada kepala sekolah yang tak mampu melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar sampai tanggal 30 September mendatang, dipersilakan mundur.

Kadisdik Aceh menegaskan kepada kepala sekolah, terutama wali kelas untuk melakukan berbagai upaya agar para siswa mau divaksin kecuali mereka yang tidak diizinkan secara medis.

Alhudri mengklaim saat berkunjung ke daerah dirinya sering ditanyakan oleh wali siswa bahkan siswa sendiri mengenai kapan sekolah tatap muka akan dibuka kembali, namun beliau menuturkan bahwa bila vaksinasi belum dilakukan secara merata maka sekolah tatap muka belum bisa dimulai.

Karena kuncinya selain pakai masker jaga jarak adalah vaksin, kalau itu belum terlaksana maka itu semua belum bisa dilakukan kegiatan tatap muka.

Pernyataan ini kami mendukung kata Ketua Yayasan Kerja Indonesia Maju (YKIM) Aceh Muchti Chairul H saat ditemui awak media mengatakan kami sangat mendukung pernyataan Kadisdik Aceh, karena ini harus ada ketegasan dan saling bekerjasama dikarenakan virus ini tidak bisa di musnahkan dan mau tidak mau kita harus hidup berdampingan tapi kita harus melindungi diri yaitu dengan vaksinasi.

"Sehingga bisa beratifitas kembali seperti semula dan sekolah tatap mukapun sudah bisa dilaksakan seperti negara-negara di eropa hari ini mereka sudah melepas masker dan hidup normal kembali dikarenakan mereka sangat disiplin terhadap vaksinasi yang diselenggarakan oleh negara mereka." ujarnya.

Maka dengan itu menurut Muchti Chairul H pernyataan Kadisdik Aceh sudah tepat dan benar karena ini untuk kebaikan kita bersama dan itu semua ada mekanismenya, "siswa diumur berapa yang sudah layak disuntik dan tidak ada penyakit Covid-19 varian lainnya." tegasnya.