Breaking News

Bunda PAUD Aceh Ajak Tingkatkan Literasi Melalui Karya Buku

BANDA ACEH – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Dyah Erti Idawati, mengajak serta mendorong setiap bunda dan guru PAUD di Aceh agar dapat membangkitkan semangat literasi dengan turut menulis buku yang menarik untuk anak, agar mereka bisa lebih mencintai buku dan gemar membaca.

Pernyataan itu, disampaikan Dyah saat mengisi kegiatan rutin Bunda PAUD Seumapa yang digelar secara virtual, dengan tema “Peran Bunda PAUD dalam meningkatkan program literasi di satuan PAUD”, Jumat (24/9/2021).

“Seluruh bunda-bunda dapat mengembangkan keterampilan literasi, dengan turut menulis buku yang menarik sesuai dengan keseharian yang bersifat kearifan lokal, sehingga mereka lebih familiar dan minat baca anak pun ikut meningkat,” kata Dyah.

Dyah menjelaskan, saat ini ia bersama Pokja Bunda PAUD Aceh telah menginisiasi pembuatan buku cerita untuk sarana edukasi yang tepat bagi anak. Sesuai dengan muatan kearifan lokal. Buku dongeng tersebut berjudul “Aku Engkot, si Tuna Besar” yang telah meraih penghargaan di level nasional pada peringatan Hari Anak tahun 2021.

Tidak berhenti di situ, Dyah kembali menginisiasi penulisan buku dongeng kedua berjudul “Rumah Sehat si Agam”.

Dyah menuturkan, yang melatar belakangi penulisan buku cerita tersebut, adalah untuk mengisi kekosongan topik bacaan anak Aceh yang di nilai kurang bermutu, serta minimnya buku cerita yang mudah dipahami oleh anak-anak, seperti buku yang memiliki bahasa sederhana yang mudah dicerna oleh anak.

“Yang kita dapati masih kurangnya buku cerita anak yang memiliki unsur lokalitas atau kekhasan Aceh. Serta ini juga untuk mendukung program nasional GERNASBAKU, yaitu pembiasaan guru dan orang tua untuk membacakan buku,” ujar Dyah.

Untuk, menularkan inspirasi dan inisiatif tersebut kepada bunda-bunda PAUD di Aceh, ia berbagi tips, mengenai penulisan buku bagi anak. Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, mulai dari muatan informasi, kesesuaian konteks bagi anak, hingga tampilan yang menarik.

Maka itu, melalui program Bunda PAUD Seumapa, Dyah mendorong penguatan peran dan kapasitas bunda-bunda PAUD di seluruh Aceh untuk terus berupaya memberikan sumbangsihnya terhadap dunia literasi di Tanah Rencong, dengan terus mengembangkan berbagai topik materi cerita anak yang bermutu.(red)