Aceh — Komunitas gerakan filantropi Ruang Gerak (RG) kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh beberapa waktu lalu. Melanjutkan program Donasi Mukena Batch - I pada bulan Desember 2025, kali ini komunitas Ruang Gerak (RG) membuka Donasi MUQUBA (Mukena-Al-Quran-Baju baru) Project dengan menambah menu donasi Al-Qur’an dan Baju baru untuk anak-anak dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.
Setelah sukses dengan kolaborasi penyaluran Donasi Mukena tahap pertama, dengan semangat mewariskan nilai-nilai kehidupan kepada siswa-siswanya, SDIT Quantum School dan SMPIT Quantum School kembali berkolaborasi dengan Ruang Gerak (RG) melalui program Donasi MUQUBA (Mukena, Al-Qur’an, Baju Baru) ini, sebagai ruang yang hidup, tempat para siswa memahami bahwa usaha bukan hanya tentang hasil, tetapi tentang nilai, empati dan keberpihakan kepada sesama.
“Mengajarkan nilai-nilai kehidupan seperti empati, berkasih sayang dan responsif terhadap dampak bencana harus dicontohkan dan diberi teladan, tidak cukup hanya menjadi materi ajar di dalam sekat-sekat ruangan kelas saja”, ujar perwakilan Quantum School.
Sebanyak 300 paket donasi berhasil dihimpun melalui program “Donasi MUQUBA Project”. Paket tersebut berisi Mukena, Al-Qur’an, Sajadah dan Baju baru untuk korban banjir Aceh. Selanjutnya, Donasi MUQUBA Project tersebut disalurkan ke sejumlah titik terdampak, yakni Meunasah Raya (Pidie Jaya), Padang Meuria, Langkahan (Aceh Utara), serta Blang Pandak, Tangse (Pidie). Lokasi dipilih berdasarkan hasil koordinasi lapangan dengan mitra distribusi LSM PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Donasi MUQUBA Project tidak hanya berorientasi pada distribusi bantuan fisik, tetapi juga penguatan spiritual dan pemulihan psikososial pascabencana. Di tengah rumah-rumah yang sempat tenggelam oleh air dan kesedihan, Ruang Gerak berharap perlengkapan ibadah ini menjadi penguat batin—bahwa dalam keadaan apapun, ruang untuk bersujud tetap terbuka.
Sebagai bentuk respon tanggap bencana, Donasi MUQUBA Project ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu Donasi, Parenting, dan Psikososial.
Pertama, tahap Donasi berfokus pada penghimpunan donasi berupa MUQUBA dan dana tunai serta penyaluran MUQUBA dan Uang Meugang sebagai simbol responsif bencana serta penguatan iman dan harapan.
Kedua, tahap Parenting menghadirkan edukasi pengasuhan bagi para orang tua agar mampu mendampingi anak secara emosional dalam situasi krisis, membangun kembali semangat, harapan, daya juang keluarga untuk bangkit melanjutkan hidup dengan rasa syukur kepada sang Pencipta Allah SWT.
Pada sesi parenting Ayah Rahman Hakim sebagai Founder Ruang Gerak dan Quantum mengingatkan 3 hal penting untuk ketahanan dan kehidupan yang lebih baik di masa depan, yaitu: SKS (Syukur, Ketenangan, Semangat). Selaras dengan Al-Qur’an, Ibrahim Ayat 7, menegaskan bahwa janji Allah untuk menambah nikmat bagi yang hamba-Nya yang bersyukur dan mengancam dengan azab yang pedih bagi yang kufur nikmat atau mengingkari nikmat-Nya.
Ketiga, tahap Psikososial ditujukan bagi anak-anak dan keluarga terdampak melalui kegiatan trauma healing guna membantu pemulihan kondisi emosional, mengurangi kecemasan serta menumbuhkan kembali semangat dan harapan untuk bangkit mewujudkan mimpi dan cita-cita di masa yang akan datang. Berbagai respon hangat, ceria dan penuh harapan dirasakan langsung oleh tim Ruang Gerak dalam interaksinya.
“Awal-awal pasca bencana, kami tidak bisa tidur, takut longsornya akan menyusul, tapi semakin ke sini, kami semakin kuat, banyak yang mendukung kami dan datang menjenguk kami ke Huntara ini” ucap Habibie (Siswa kelas 7), Blang Pandak, Tangse - Pidie.
“Yeyy, dapat baju lebaran baru, makasih ya kak, besok-besok datang lagi yaa” respon Echa (Siswi kelas 4), Padang Meuria, Langkahan, Aceh Utara.
Hal senada disampaikan oleh Pak Keuchik (Kades) dalam sambutannya: “Ingatlah bahwa relawan dengan niat baik yang dibawanya datang kesini bersama kita adalah berkat kesabaran kita selama ini, tidak perlu berkecil hati dan berebutan, perbesar syukur, in syaa allah kesempatan berikutnya akan diberikan kepada yang lainnya agar merata semuanya”, ungkap Pak Keuchik Padang Meuria, Langkahan, (Aceh Utara) dengan suasana penuh haru, karena belum pernah ada yang datang ke sana membawa harapan, perangkat shalat dan uang meugang agar dapat merayakan tradisi menjelang Ramadhan bersama keluarga seperti tahun-tahun sebelumnya.
Melalui pendekatan kolaboratif dan humanis ini, Ruang Gerak berharap setiap mukena yang dikenakan, setiap sajadah yang dibentangkan, dan setiap ayat Al-Qur’an yang dibaca menjadi saksi bahwa syukur, ketenangan dan semangat selalu menjadi pilar penting bagi penyintas banjir Aceh untuk bertahan dan bangkit menjalani hidup kedepannya. Sebab pemulihan bukan hanya tentang membangun kembali rumah yang roboh, tetapi juga menegakkan kembali harapan yang sempat runtuh.
RG juga menyampaikan terima kasih kepada donatur, mitra, relawan, dan masyarakat yang telah terlibat dan mempercayakan amanah kebaikan ini. Semoga Donasi MUQUBA Project ini dapat menambah semangat bagi korban bencana dalam beribadah menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.