KUTACANE – Anggota Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Agara bersama masyarakat bergotong royong memasang besi dan melakukan pengecoran pondasi jembatan gantung di Desa Rambung Teldak, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan Babinsa Posramil Darul Hasanah, Sertu Matliadi, bersama warga sebagai bagian dari percepatan pembangunan jembatan yang nantinya menjadi akses penghubung bagi masyarakat setempat.
Sejak pagi, Babinsa dan warga menyiapkan material, merangkai serta memasang besi pondasi, kemudian dilanjutkan dengan proses pengecoran. Pekerjaan dilakukan secara bersama-sama sesuai tahapan pembangunan di lapangan.
Sertu Matliadi mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu masyarakat mempercepat penyelesaian fasilitas yang dibutuhkan.
“Gotong royong ini merupakan wujud kepedulian Babinsa kepada masyarakat. Selain membantu mempercepat pekerjaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dengan warga,” ujar Sertu Matliadi.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat Desa Rambung Teldak, termasuk mendukung aktivitas bekerja, membawa hasil pertanian, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Semoga pembangunan jembatan dapat berjalan lancar hingga selesai dan nantinya dapat memberikan kemudahan serta keamanan bagi masyarakat dalam beraktivitas,” katanya.
Dalam pengerjaannya, warga bersama Babinsa membagi tugas mulai dari persiapan material, pemasangan rangka besi hingga pengecoran pondasi. Pondasi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kekuatan dan ketahanan jembatan.
Kegiatan gotong royong tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga turut berpartisipasi dalam pengerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan jembatan yang dinilai dapat menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Jembatan gantung perintis di Desa Rambung Teldak diharapkan dapat menjadi akses penyeberangan yang lebih mudah bagi warga serta membantu kelancaran mobilitas dan pengangkutan hasil pertanian setelah pembangunan selesai.