Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dampingi Kapolri di Pidie, Wagub Aceh Apresiasi Pengungkapan Lab Sabu Ilegal dan Bantuan Huntap

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19.55 WIB Last Updated 2026-10-23T12:56:05Z
PIDIE – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E. atau Dek Fadh, mengapresiasi keberhasilan Polri mengungkap laboratorium sabu ilegal di Kabupaten Pidie serta bantuan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan Dek Fadh saat mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dalam kunjungan kerja ke Gampong Dayah Tanoh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Jumat (23/10/2026).

Dalam kunjungan itu, Kapolri bersama rombongan dan Wagub Aceh meninjau dua unit rumah toko (ruko) yang digunakan sebagai laboratorium sabu ilegal (clandestine laboratory) yang diduga dioperasikan oleh pihak asing.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRA, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kabinda Aceh, Kepala BNN Aceh, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, serta sejumlah pejabat terkait.

Dek Fadh menilai pengungkapan laboratorium sabu ilegal merupakan langkah penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika yang mengancam masyarakat, khususnya generasi muda Aceh.

Ia mengapresiasi jajaran Polri, terutama Polda Aceh, yang telah melakukan upaya penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Menurutnya, pemberantasan narkotika harus terus diperkuat melalui penegakan hukum, pencegahan, edukasi, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Selain mengapresiasi pengungkapan kasus narkotika, Dek Fadh juga menyampaikan penghargaan atas bantuan Polri dalam pembangunan huntap bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah berupaya memulihkan kehidupan setelah bencana.

Dek Fadh berharap sinergi antara Polri dan Pemerintah Aceh terus diperkuat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan memberantas narkotika, tetapi juga dalam mendukung pemulihan kondisi sosial masyarakat.

Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan dan perdamaian Aceh membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari aparat keamanan, pemerintah, hingga masyarakat.

Melalui kunjungan kerja Kapolri tersebut, ia berharap koordinasi dan kolaborasi antarlembaga semakin solid demi mewujudkan Aceh yang aman, damai, dan sejahtera.

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update